"Pertandingannya bagus dari awal hingga akhir. Kedua tim sama-sama fight. Cuma kami lebih fokus dan siap untuk memenangkan game," ungkap pelatih Mico Yullius Dobby kepada Jawa Pos Radar Solo seusai pertandingan penutup hari keenam DBL, Selasa (11/10).
Di kuarter pertama Mico sudah unggul 21-8. Sengitnya pertandingan baru tercium ketika memasuki periode kedua. Kedua tim berlomba-lomba menunjukkan kebolehannya. Bisa dibilang Pradita juga mulai temui momentumnya. Jump shot cantik Michael Dimas dorong semangat temannya. Sayangnya hingga kuarter kedua ditutup, Pradita masih tertinggal 16 poin. Sejatinya mereka punya banyak peluang, namun kurang dimaksimalkan. Sekitar belasan free throw terbuang percuma.
Kuarter ketiga laga semakin ketat. Defense Mico makin diberondong. Tanpa ampun, Pradita hanya menambah delapan poin. Sebaliknya, Mico justru berhasil mengemas 18 poin. Angka ini dikemas oleh Susilo Satrio Wahyu Wijaya lewat delapan poin jump ball moncernya. Disusul dua bola free throw dari Gregorius Dhani Talentama. Masing-masing dua poin dicetuskan oleh Hilarion Mico Kurnia Pratama dan Antonius Leo Wibowo. Si kapten tim Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady juga menyumbang empat poin untuk statistiknya. Poin sementara 58-32.
Memasuki kuarter penentuan, laga kian panas. Pradita tak mau menyerah untuk memutuskan rantai positif Mico. Selaras, Mico makin ganas. Kuarter terakhir ditutup dengan skor 85-47.
"Di kuarter keempat, mungkin anak-anak fokusnya agak sedikit legah. Memang harus diperingatkan. Malah mainnya lebih jauh di kuarter penutup," tambah Dobby.
Selain, chemistry tim yang kuat. Aksi Mico dilengkapi oleh pemain gemilangnya Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady. Pemain bernomor punggung 12 ini berhasil meraup points, rebounds, assists.
Kedepannya, Mico bersama SMA Warga Surakarta (Smarga) akan mewakili tim putra south region untuk melaju ke Big Four. Mereka akan melawan tim dari north region.
"Persiapannya sama seperti biasa. Sebelum laga, pasti ada conditioning game dan latihan. Permainan tim Semarang juga bisa dilihat via Youtube. Jadi, kami lakukan analisis dan evaluasi untuk melawan tim tersebut," jelas Dobby. (nis/dam) Editor : Damianus Bram