“Nantinya mereka akan tampil di jeda pertandingan. Perlu diketahui, personel dancer tidak boleh diganti. Nah, kalau beda konsep tidak masalah, asal temanya tetap IAM24K,” kata Project Officer UBS Gold Dance Competition Dedy Marfianto kepada Jawa Pos Radar Solo.
Liskamora Dance Crew (SMAN 5 Surakarta) terpilih masuk 10 besar, karena sukses memadukan tari tradisional dan K-pop. Peserta lainnya yang terpilih adalah Sapphire (SMAN 2 Surakarta) dengan konsep mengajak semua manusia untuk berhenti melakukan tindakan bullying. Disusul, Sparkle Smansa (SMAN 1 Klaten) koreografinya mengartikan bahwa setiap orang berharga layaknya emas. Selanjutnya Onerous (SMAN 1 Surakarta) yang membawa konsep unik negara sakura. Tak kalah menarik diperlihatkan D.Angels dari SMAN 3 Klaten yang pancarkan jati dirinya sebagai ratu basket berbalut emas.
Konsep unik tentang perjuangan pengidap kanker jadi benang merah koreografi yang dibuat Threeller Dance Crew (SMAN 3 Surakarta). Penonton juga terpukau oleh nuansa film Hunger Games yang diperlihatkan Sevenarrows (SMAN 7 Surakarta). Dilanjutkan, penampilan kece Evolty (SMA Batik 1 Surakarta) bertema Cleopatra juga curi perhatian. Tak hanya itu, daya tarik elegan ala mafia tercium dari aksi Goldie Gang (SMA Kalam Kudus). Terakhir, atmosfer prajurit Inggris diterapkan oleh Infinite Dance Crew (SMA Regina Pacis) di kompetisi ini. (nis/nik) Editor : Damianus Bram