Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Veda Ega Pratama Siap Hadapi Moto3 Brasil 2026, Sirkuit Baru Jadi Peluang Emas Pembalap Indonesia

Nur Pramudito • Minggu, 15 Maret 2026 | 13:05 WIB

Veda Ega Pratama Siap Hadapi Moto3 Brasil 2026, Sirkuit Baru Jadi Peluang Emas Pembalap Indonesia
Veda Ega Pratama Siap Hadapi Moto3 Brasil 2026, Sirkuit Baru Jadi Peluang Emas Pembalap Indonesia

RADARSOLO.COM - Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tengah mempersiapkan diri secara serius menjelang seri kedua Moto3 Brasil 2026.

Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20–22 Maret 2026 di Autódromo Internacional Ayrton Senna, yang menjadi salah satu trek baru dalam kalender balap musim ini.

Setelah mencuri perhatian dunia lewat debut impresif pada seri pembuka di Chang International Circuit, pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta itu bertekad melanjutkan momentum positifnya.

Rider yang memperkuat Honda Team Asia tersebut menegaskan tidak ingin cepat puas dengan hasil di balapan pertamanya.

Bagi Veda Ega Pratama, pengalaman di seri pembuka akan menjadi modal penting menghadapi tantangan baru di Moto3 Brasil 2026.

Baca Juga: Heboh! Catatan Waktu Veda Ega Pratama Bocor, Langsung Disebut Selevel dengan Pembalap Kandidat Juara Moto3 2026

Sirkuit Baru Jadi Keuntungan bagi Rookie

Seri Moto3 Brasil 2026 menjadi salah satu balapan yang paling dinanti penggemar motorsport dunia.

Pasalnya, lintasan di Goiânia merupakan venue baru dalam kalender MotoGP musim 2026.

Kondisi ini membuat semua pembalap berada pada titik awal yang sama.

Tidak ada satu pun rider yang memiliki data atau pengalaman sebelumnya di trek tersebut.

Situasi itu justru membuka peluang besar bagi pembalap rookie seperti Veda Ega Pratama.

Dengan karakter sirkuit yang masih asing bagi seluruh peserta, kemampuan beradaptasi dengan cepat akan menjadi faktor penting yang menentukan hasil balapan.

Veda Ega Pratama Optimistis Tampil Kuat

Menjelang Moto3 Brasil 2026, Veda mengaku siap memanfaatkan pengalaman yang ia peroleh pada seri pembuka.

Menurutnya, adaptasi menjadi kunci utama untuk meraih hasil maksimal di sirkuit baru.

“Untuk balapan selanjutnya di GP Brasil, tentunya saya akan menggunakan pengalaman minggu ini. Apalagi GP Brasil adalah sirkuit baru bagi semua pembalap, jadi menurut saya siapa yang cepat beradaptasi akan meraih hasil bagus,” ujar Veda.

Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Pada seri pembuka di Thailand, Veda Ega Pratama tampil mengejutkan dengan finis di posisi kelima.

Bahkan, ia mampu meninggalkan pembalap senior seperti David Muñoz dengan selisih waktu hampir dua detik.

Performa tersebut membuat nama Veda langsung menjadi sorotan di paddock Moto3.

Dukungan Tim Jadi Modal Penting

Selain kemampuan individu, kekuatan tim juga menjadi faktor penting dalam perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026.

Bersama Honda Team Asia, pembalap muda Indonesia ini mendapatkan dukungan teknis dan strategi yang matang.

Tim tersebut dikenal konsisten membina talenta muda Asia agar mampu bersaing di level Grand Prix dunia.

Dengan kombinasi dukungan tim dan performa yang terus meningkat, peluang Veda Ega Pratama untuk kembali tampil kompetitif di Moto3 Brasil 2026 terbuka lebar.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan ia bisa meraih podium pertamanya di ajang Moto3.

Penggemar balap motor di Tanah Air tentu menantikan aksi sang pembalap di Goiânia. Seri kedua Moto3 Brasil 2026 akan dimulai dengan sesi latihan bebas pada 20 Maret, dilanjutkan kualifikasi, dan balapan utama pada Minggu.(np)

Editor : Nur Pramudito
#veda ega pratama #Veda Pratama #Veda Ega #Moto3 Brasil #pembalap indonesia #Moto3 Brasil 2026 #moto3 #moto3 2026