alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Jonatan Christie Terpaksa Mundur Lebih Awal di Singapore Open 

RADARSOLO.ID – Jonatan Christie tampil kurang konsisten pada babak kedua Singapore Open 2022. Jonatan terpaksa angkat koper lebih awal setelah memainkan tiga game melawan Kodai Naraoka, Kamis (14/7).

Penampilan unggulan kelima di game pertama sangat meyakinkan lewat permainan agresif kepada pebulu tangkis Jepang peringkat ke-43.

Tunggal putra Indonesia yang akrab disapa Jojo itu mampu mencetak poin secara cepat dengan skor 15-1. Selain mendulang dengan usahanya sendiri, error yang dilakukan Naraoka juga turut membantu perolehan poin wakil Indonesia hingga meroket.

Sayangnya, aksi Jojo kurang matang di game kedua. Saat perpindahan lapangan, Naraoka bermain lebih rapih dan ulet. Berbeda dari game pembuka yang jamak melakukan kesalahan, pada game ini Naraoka punya mobilitas yang lebih rapat sehingga kerap mematahkan serangan dari Jojo.

Jonatan sebelumnya begitu mudah melakukan penempatan menyilang dan netting, karena Naraoka tak mampu mengejar shuttlecock. Namun pada game kedua, kelemahan Naraoka terkoreksi dan bisa memaksakan pengembalian.

Wakil Indonesia sempat mencuri keunggulan setelah mendulang lima poin beruntun dari 9-11 menjadi 14-11. Sayang, Jojo kurang memantapkan pertahanan sehingga menjadi bulan-bulanan Naraoka hingga game usai.

Setelah imbang dengan 1-1, pada game ketiga permainan Jojo tak menunjukkan perbaikan. Dia tidak bermain agresif di game ini dan kerap menciptakan bola-bola tanggung yang menjadi umpan mudah bagi Naraoka untuk membalas.

Setelah bersusah payah selama 64 menit, akhirnya Jonatan Christie dipastikan terhenti di babak 16 besar dengan rubber game 21-7, 18-21, 15-21. (Antara)

RADARSOLO.ID – Jonatan Christie tampil kurang konsisten pada babak kedua Singapore Open 2022. Jonatan terpaksa angkat koper lebih awal setelah memainkan tiga game melawan Kodai Naraoka, Kamis (14/7).

Penampilan unggulan kelima di game pertama sangat meyakinkan lewat permainan agresif kepada pebulu tangkis Jepang peringkat ke-43.

Tunggal putra Indonesia yang akrab disapa Jojo itu mampu mencetak poin secara cepat dengan skor 15-1. Selain mendulang dengan usahanya sendiri, error yang dilakukan Naraoka juga turut membantu perolehan poin wakil Indonesia hingga meroket.

Sayangnya, aksi Jojo kurang matang di game kedua. Saat perpindahan lapangan, Naraoka bermain lebih rapih dan ulet. Berbeda dari game pembuka yang jamak melakukan kesalahan, pada game ini Naraoka punya mobilitas yang lebih rapat sehingga kerap mematahkan serangan dari Jojo.

Jonatan sebelumnya begitu mudah melakukan penempatan menyilang dan netting, karena Naraoka tak mampu mengejar shuttlecock. Namun pada game kedua, kelemahan Naraoka terkoreksi dan bisa memaksakan pengembalian.

Wakil Indonesia sempat mencuri keunggulan setelah mendulang lima poin beruntun dari 9-11 menjadi 14-11. Sayang, Jojo kurang memantapkan pertahanan sehingga menjadi bulan-bulanan Naraoka hingga game usai.

Setelah imbang dengan 1-1, pada game ketiga permainan Jojo tak menunjukkan perbaikan. Dia tidak bermain agresif di game ini dan kerap menciptakan bola-bola tanggung yang menjadi umpan mudah bagi Naraoka untuk membalas.

Setelah bersusah payah selama 64 menit, akhirnya Jonatan Christie dipastikan terhenti di babak 16 besar dengan rubber game 21-7, 18-21, 15-21. (Antara)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/