alexametrics
23.3 C
Surakarta
Thursday, 18 August 2022

Closing Ceremony APG Bakal Lebih Internasional, Presiden Dipastikan Hadir

SOLO – Closing ceremony ASEAN Para Games (APG) XI 2022 ke-11 tahun 2022 bakal lebih internasional. Jika pada opening lalu tema yang diusung lebih bernuansa ke daerahan, maka closing nanti akan lebih universal dan tentu lebih meriah dari opening sebelumnya.

Sekjen Indonesian National Paralympic Organizing Comittee (INASPOC), Rima Ferdianto mengatakan, Presiden Joko Widodo telah dipastikan akan hadir untuk upacara penutupan tersebut. Panitia telah mendapatkan konformasi resmi dari pihak kepresidenan bahwa kepala negara akan hadir dan turut serta dalam uapacara penutupan itu. “Untuk pengamanannya nanti tentu akan lebih ketat dari yang kemarin,” kata dia, Kamis (4/8).

Selain kehadiran Presiden Joko Widodo, tampilan penutupan ASEAN Para Games pada Sabtu (6/8) besok akan sangat berbeda dibanding opening sebelumnya. Jika sebelumnya nuansa etnik dan tradisional menjadi unsur yang paling dominan dalam opening ceremony kemarin, di closing besok akan lebih universal. Tema-tema internasional akan menjadi gagasan yang dominan di upacara penutupan ajang olahraga disabilitas se-Asia Tenggara itu.

“Temanya lebih Internasional. Theme song kita nanti Delon Thamrin dkk akan membawakan lagu utama yang berbahasa Inggris, Striving for Equality atau S for E. Pokoknya temanya lebih internasional, kalau hiburannya nanti ada BCL (Bunga Citra Lestari),” beber Rima.

Mengingat ada sejumlah pejabat negara yang dipastikan hadir lebih banyak dari pembukaan lalu, akan ada pembatasan yang lebih ketat dalam acara closing ceremony tersebut. Kapasitas tempat yang paling akan berpengaruh untuk penonton umum. “Teknisnya sama dengan pendaftaran, namun kapasitasnya yang berbeda karena yang di lapangan ditengah (human confederation) tengah sudah tidak ada,” kata dia.

Dengan perubahan itu, kapasitas penonton total penonton yang bisa masuk Stadion Manahan maksimal hanya 10 ribu penonton. Jika opening kemarin masih ada beberapa kelonggaran agar penonton bisa masuk, kali ini bakal lebih ketat.

“Pak Presiden dan beberapa menteri dipastikan hadir, udah dikonfirmasi. Untuk penonton umum masih sama seperti kemarin. Naniu kalau nggak kebagian silakan nonton dari TV saja,” imbuh Ketua Pelaksana INASPOC, Gibran Rakabuming Raka. (ves/dam)

SOLO – Closing ceremony ASEAN Para Games (APG) XI 2022 ke-11 tahun 2022 bakal lebih internasional. Jika pada opening lalu tema yang diusung lebih bernuansa ke daerahan, maka closing nanti akan lebih universal dan tentu lebih meriah dari opening sebelumnya.

Sekjen Indonesian National Paralympic Organizing Comittee (INASPOC), Rima Ferdianto mengatakan, Presiden Joko Widodo telah dipastikan akan hadir untuk upacara penutupan tersebut. Panitia telah mendapatkan konformasi resmi dari pihak kepresidenan bahwa kepala negara akan hadir dan turut serta dalam uapacara penutupan itu. “Untuk pengamanannya nanti tentu akan lebih ketat dari yang kemarin,” kata dia, Kamis (4/8).

Selain kehadiran Presiden Joko Widodo, tampilan penutupan ASEAN Para Games pada Sabtu (6/8) besok akan sangat berbeda dibanding opening sebelumnya. Jika sebelumnya nuansa etnik dan tradisional menjadi unsur yang paling dominan dalam opening ceremony kemarin, di closing besok akan lebih universal. Tema-tema internasional akan menjadi gagasan yang dominan di upacara penutupan ajang olahraga disabilitas se-Asia Tenggara itu.

“Temanya lebih Internasional. Theme song kita nanti Delon Thamrin dkk akan membawakan lagu utama yang berbahasa Inggris, Striving for Equality atau S for E. Pokoknya temanya lebih internasional, kalau hiburannya nanti ada BCL (Bunga Citra Lestari),” beber Rima.

Mengingat ada sejumlah pejabat negara yang dipastikan hadir lebih banyak dari pembukaan lalu, akan ada pembatasan yang lebih ketat dalam acara closing ceremony tersebut. Kapasitas tempat yang paling akan berpengaruh untuk penonton umum. “Teknisnya sama dengan pendaftaran, namun kapasitasnya yang berbeda karena yang di lapangan ditengah (human confederation) tengah sudah tidak ada,” kata dia.

Dengan perubahan itu, kapasitas penonton total penonton yang bisa masuk Stadion Manahan maksimal hanya 10 ribu penonton. Jika opening kemarin masih ada beberapa kelonggaran agar penonton bisa masuk, kali ini bakal lebih ketat.

“Pak Presiden dan beberapa menteri dipastikan hadir, udah dikonfirmasi. Untuk penonton umum masih sama seperti kemarin. Naniu kalau nggak kebagian silakan nonton dari TV saja,” imbuh Ketua Pelaksana INASPOC, Gibran Rakabuming Raka. (ves/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/