alexametrics
23.3 C
Surakarta
Thursday, 18 August 2022

Wheelchair Basketball Putra Kawinkan Perunggu 

SOLO – Tim basket kursi roda (wheelchair basketball) 5×5 putra Indonesia akhirnya merebut medali perunggu, di ajang ASEAN Para Games (APG) XI 2022. Setelah pada perebutan tempat ketiga, menundukkan Kamboja di GOR Sritex Arena, Kamis (4/8).

Indonesia tampil menggigit di depan ribuan penonton yang hadir di Sritex Arena. Mayoritas para pelajar, yang sengaja diterjunkan untuk mendukung perjuangan Indonesia. Suntikan motivasi ini membakar semangar I Komang Suparta dkk. Buktinya, Indonesia unggul jauh 21-4 di kuarter pertama.

Di kuarter kedua, poin Indonesia kian tak terkejar. Indonesia kembali 31-11 di kuarter ini. Disusul 47-21, dan mengakhiri perlawanan Kamboja dengan skor 61-33.

Alhamdulillah perjuangan semua pemain berbuahkan manis. Ini debut kami di APG, dan berhasil meraih dua perunggu. Sebelumnya kami meraih perunggu kelas 3×3. Semoga tahun depan kami meraih hasil lebih baik di APG Kamboja,” kata pelatih wheelchair basketball Indonesia Fajar Brilianto usai pertandingan.

Tahun depan, Indonesia sudah memiliki kerangka bayangan yang akan terjun di APG XII di Kamboja. Disusul Asian Para Games 2023 di Tiongkok.

“Kami berharap pemain mendapat jam terbang lebih banyak. Mungkin ke depan saya akan mulai menyeleksi pemain. Karena jujur kami kekurangan pemain. Dan saat ini masih tahap seleksi,” imbuhnya. (nik/fer)

SOLO – Tim basket kursi roda (wheelchair basketball) 5×5 putra Indonesia akhirnya merebut medali perunggu, di ajang ASEAN Para Games (APG) XI 2022. Setelah pada perebutan tempat ketiga, menundukkan Kamboja di GOR Sritex Arena, Kamis (4/8).

Indonesia tampil menggigit di depan ribuan penonton yang hadir di Sritex Arena. Mayoritas para pelajar, yang sengaja diterjunkan untuk mendukung perjuangan Indonesia. Suntikan motivasi ini membakar semangar I Komang Suparta dkk. Buktinya, Indonesia unggul jauh 21-4 di kuarter pertama.

Di kuarter kedua, poin Indonesia kian tak terkejar. Indonesia kembali 31-11 di kuarter ini. Disusul 47-21, dan mengakhiri perlawanan Kamboja dengan skor 61-33.

Alhamdulillah perjuangan semua pemain berbuahkan manis. Ini debut kami di APG, dan berhasil meraih dua perunggu. Sebelumnya kami meraih perunggu kelas 3×3. Semoga tahun depan kami meraih hasil lebih baik di APG Kamboja,” kata pelatih wheelchair basketball Indonesia Fajar Brilianto usai pertandingan.

Tahun depan, Indonesia sudah memiliki kerangka bayangan yang akan terjun di APG XII di Kamboja. Disusul Asian Para Games 2023 di Tiongkok.

“Kami berharap pemain mendapat jam terbang lebih banyak. Mungkin ke depan saya akan mulai menyeleksi pemain. Karena jujur kami kekurangan pemain. Dan saat ini masih tahap seleksi,” imbuhnya. (nik/fer)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/