alexametrics
23.3 C
Surakarta
Wednesday, 17 August 2022

Tim Voli Duduk Putri Sabet Juara, Ulang Memori 2013

KARANGANYAR – Penantian panjang tim voli duduk putri Indonesia selama sembilan tahun berakhir. Anissa Tindy Lestary dkk juara, sekaligus menyegel medali emas ASEAN Para Games (APG) XI 2022. Setelah menekuk Thailand di GOR UTP Karanganyar, Kamis (4/8).

Sesuai prediksi, tim voli duduk putri Indonesia masih terlalu digdaya di APG XI. Bahkan sejak babak penyisihan pertama hingga kedua, skuad asuhan Andri Asrul Setiyawan ini tak pernah tersentuh kekalahan. Hebatnya lagi, belum sekalipun kehilangan set.

Termasuk merladeni Thailand, kemarin. Indonesia menang mudah tiga set langsung, dengan skor 25-12, 25-11, dan 25-6. Ini pertemuan kedua Indonesia dengan Thailand. Setelah pada perjumpaan pertama, Indonesia juga menang 3-0.

“Kami sudah menuntaskan target yang diinginkan masyarakat Indonesia. Alhamdulillah hari ini (kemarin) kami berhasil juara. Itu semua berkat dukungan masyarakat Indonesia,” ujar Andri usai pertandingan kemarin.

Sebagai catatan, cabang olahraga (cabor) voli duduk menerapkan sistem round robin. Kebetulan, di kategori putri hanya diikuti tiga negara. Yakni tuan rumah Indonesia, Thailand, dan Kamboja.

Medali perak direbut Thailand, dengan catatan dua kali menang dan dua kali kalah. Dua kemenangan Negeri Gajah Putih, semuanya diraih dari Kamboja. Sedangkan Kamboja yang selalu kalah di empat pertandingan, harus puas menerima medali perunggu.

Terpisah, tim voli duduk putra Indonesia menggondol medali perunggu APG XI. Setelah menang 3-1 (25-11, 25-21, 15-25, dan 25-18) atas Myanmar, kemarin. “Setelah ini, kami segera persiapan menghadapi APG XII di Kamboja, tahun depan. Semoga kami diberangkatkan ke Kamboja. Dan persiapan akan kami matangkan lagi,” imbuh Andri.

Sementara itu, capaian kemarin merupakan emas kedua Indonesia sepanjang helatan APG. Emas perdana, diraih tim voli duduk putri saat APG VI 2013 di Naypyidaw, Myanmar. Setelah itu, cabor ini tidak dipertandingkan hingga APG IX 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Setelah itu, voli duduk putri kembali dipertandingkan pada Asian Para Games 2018 di Jakarta-Palembang, 2018 silam. Kala itu Indonesia terhenti langkahnya di babak semifinal. Bahkan di perebutan medali perunggu, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 1-3. (nik/fer/dam)

KARANGANYAR – Penantian panjang tim voli duduk putri Indonesia selama sembilan tahun berakhir. Anissa Tindy Lestary dkk juara, sekaligus menyegel medali emas ASEAN Para Games (APG) XI 2022. Setelah menekuk Thailand di GOR UTP Karanganyar, Kamis (4/8).

Sesuai prediksi, tim voli duduk putri Indonesia masih terlalu digdaya di APG XI. Bahkan sejak babak penyisihan pertama hingga kedua, skuad asuhan Andri Asrul Setiyawan ini tak pernah tersentuh kekalahan. Hebatnya lagi, belum sekalipun kehilangan set.

Termasuk merladeni Thailand, kemarin. Indonesia menang mudah tiga set langsung, dengan skor 25-12, 25-11, dan 25-6. Ini pertemuan kedua Indonesia dengan Thailand. Setelah pada perjumpaan pertama, Indonesia juga menang 3-0.

“Kami sudah menuntaskan target yang diinginkan masyarakat Indonesia. Alhamdulillah hari ini (kemarin) kami berhasil juara. Itu semua berkat dukungan masyarakat Indonesia,” ujar Andri usai pertandingan kemarin.

Sebagai catatan, cabang olahraga (cabor) voli duduk menerapkan sistem round robin. Kebetulan, di kategori putri hanya diikuti tiga negara. Yakni tuan rumah Indonesia, Thailand, dan Kamboja.

Medali perak direbut Thailand, dengan catatan dua kali menang dan dua kali kalah. Dua kemenangan Negeri Gajah Putih, semuanya diraih dari Kamboja. Sedangkan Kamboja yang selalu kalah di empat pertandingan, harus puas menerima medali perunggu.

Terpisah, tim voli duduk putra Indonesia menggondol medali perunggu APG XI. Setelah menang 3-1 (25-11, 25-21, 15-25, dan 25-18) atas Myanmar, kemarin. “Setelah ini, kami segera persiapan menghadapi APG XII di Kamboja, tahun depan. Semoga kami diberangkatkan ke Kamboja. Dan persiapan akan kami matangkan lagi,” imbuh Andri.

Sementara itu, capaian kemarin merupakan emas kedua Indonesia sepanjang helatan APG. Emas perdana, diraih tim voli duduk putri saat APG VI 2013 di Naypyidaw, Myanmar. Setelah itu, cabor ini tidak dipertandingkan hingga APG IX 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Setelah itu, voli duduk putri kembali dipertandingkan pada Asian Para Games 2018 di Jakarta-Palembang, 2018 silam. Kala itu Indonesia terhenti langkahnya di babak semifinal. Bahkan di perebutan medali perunggu, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 1-3. (nik/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/