alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Gelombang Baru Covid-19, Hajatan Asian Para Games 2022 Resmi Ditunda

SOLO – Asian Para Games 2022 di Hangzou, Tiongkok resmi ditunda. Awalnya, ajang tersebut bakal digelar 8-14 Oktober. Sejauh ini National Paralympic Committee (NPC) Indonesia belum menerima perubahan jadwal terbaru.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto menjelaskan, penundaan terkait munculnya gelombang baru Covid-19 varian Omicron di Shanghai, Tiongkok. Kebetulan, Hangzhou jaraknya berdekat dengan Shanghai. Tak hanya Asian Para Games, ajang Asian Games 2022 yang sedianya digeber 10-25 September juga ditunda.

“Tadi (kemarin) kami menerima email terkait penundaan Asian Para Games 2022. Kabar resminya baru diumumkan APC (Asian Paralympic Committee) pada 16 Mei mendatang. Kemungkinan akan digelar 2023 mendatang. Itu pun masih melihat perkembangan pandemi di Tiongkok. Karena harus ada catatan kasus Covid-19 menurun,” terang Rima, kemarin (9/5).

Menghadapi Asian Para Games 2022, NPC menyiapkan puluhan atlet dari belasan cabang olahraga (cabor). Sebelum itu, mereka akan memanasi mesin di ajang ASEAN Para Games di Kota Solo, Juli mendatang. Hingga kini, baru tiga cabor yang khusus menjalani pelatihan nasional (pelatnas) di Solo, proyeksi Asian Para Games di Hangzhou.

“Mulai dari cabor menembak, lawn ball, dan para cycling (balap sepeda). Para atlet tiga cabor ini sempat kecewa setelah tahu ada penundaan. Wajar karena mereka sudah berlatih keras,” imbuh Rima.

Sementara itu, NPC bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Terkait nasib atlet dari tiga cabor tersebut yang terlanjur menjalani pelatnas.

“Mungkin pelatnas tetap digelar. Tapi untuk menjaga agar kondisi atlet tetap prima, nanti mereka akan kami ikutkan di beberapa single event. Istilahnya tryout. Sekalian menambah poin untuk menembus Paralimpiade Paris 2024,” tandasnya. (nik/fer)

SOLO – Asian Para Games 2022 di Hangzou, Tiongkok resmi ditunda. Awalnya, ajang tersebut bakal digelar 8-14 Oktober. Sejauh ini National Paralympic Committee (NPC) Indonesia belum menerima perubahan jadwal terbaru.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto menjelaskan, penundaan terkait munculnya gelombang baru Covid-19 varian Omicron di Shanghai, Tiongkok. Kebetulan, Hangzhou jaraknya berdekat dengan Shanghai. Tak hanya Asian Para Games, ajang Asian Games 2022 yang sedianya digeber 10-25 September juga ditunda.

“Tadi (kemarin) kami menerima email terkait penundaan Asian Para Games 2022. Kabar resminya baru diumumkan APC (Asian Paralympic Committee) pada 16 Mei mendatang. Kemungkinan akan digelar 2023 mendatang. Itu pun masih melihat perkembangan pandemi di Tiongkok. Karena harus ada catatan kasus Covid-19 menurun,” terang Rima, kemarin (9/5).

Menghadapi Asian Para Games 2022, NPC menyiapkan puluhan atlet dari belasan cabang olahraga (cabor). Sebelum itu, mereka akan memanasi mesin di ajang ASEAN Para Games di Kota Solo, Juli mendatang. Hingga kini, baru tiga cabor yang khusus menjalani pelatihan nasional (pelatnas) di Solo, proyeksi Asian Para Games di Hangzhou.

“Mulai dari cabor menembak, lawn ball, dan para cycling (balap sepeda). Para atlet tiga cabor ini sempat kecewa setelah tahu ada penundaan. Wajar karena mereka sudah berlatih keras,” imbuh Rima.

Sementara itu, NPC bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Terkait nasib atlet dari tiga cabor tersebut yang terlanjur menjalani pelatnas.

“Mungkin pelatnas tetap digelar. Tapi untuk menjaga agar kondisi atlet tetap prima, nanti mereka akan kami ikutkan di beberapa single event. Istilahnya tryout. Sekalian menambah poin untuk menembus Paralimpiade Paris 2024,” tandasnya. (nik/fer)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/