alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Persebaya Surabaya vs Persis Solo: Terkendala Kebugaran Pemain

SURABAYA – Pelan tapi pasti, skuad Persis Solo mulai komplet. Buktinya, Jacksen F. Tiago membawa 31 pasukan terbaik, saat meladeni Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, sore ini (live streaming YouTube Official Persebaya pukul 16.00). Tapi, Laksar Sambernyawa (julukan persis Solo) harus mewaspadai kebugaran pemainnya yang terjun bebas.

Ya, pascalibur panjang kompetisi disusul Lebaran, kebugaran pemain jadi sorotan tim kepelatihan Persis. Kondisi ini sempat membikin Jacksen waswas. Mengantisipasi kelelahan akibat perjalanan darat dari Solo, Eky Taufik dkk berangkat lebih awal. Rombongan sudah tiba di Kota Pahlawan sejak Jumat (20/5).

“Kondisi pemain belum baik, karena efek libur cukup panjang. Ada penurunan yang drastis, dan itu terlihat di lapangan. Kondisi fisik pemain terus kami tingkatkan. Dan kami bersyukur tidak ada yang cedera,” kata Jacksen, kemarin (20/5).

Meski terlalu dipaksakan, kubu Persis pantang menolak tawaran ekshibisi dari Green Force (julukan Persebaya Surabaya). Karena uji coba ini dalam rangka memeringati HUT Ke-729 Kota Surabaya. Selain itu, Jacksen ingin melihat progres positif, terutama dari sisi chemistry antarpemain.

Maklum, musim ini cukup banyak muka baru yang didatangkan manajemen di berbagai posisi. Mulai dari kiper M. Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu, serta Andri Ibo dan Ikhwan Ciptadi di lini belakang. Termasuk empat gelandang, yakni Taufiq Febrianto, Firmansyah, Sutanto Tan, Hamsa Lestaluhu, dan Chrystna Bhagascara. Plus deretan penyerang, yakni Gavin Kwan Adsit, Kevin Gomes, hingga Samsul Arif Munip.

“Kami belum dapat tim secara komplet. Masih dalam proses. Apalagi waktu persiapan sangat tingkat. Tim kami sebenarnya belum siap 100 persen,” imbuh Jacksen.

Kabar gembiranya, duel Persebaya versus Persis akan ditonton puluhan ribu suporter dari kedua kubu. Setelah sempat ada larangan penonton masuk stadion dalam dua tahun terakhir. Dampak dari pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur dapat kesempatan emas, untuk merayakan HUT Kota Surabaya. Pertandingan pertama dengan hadirnya suporter, kami bangga bisa jadi bagian dari sejarah. Kami akan melihat perkembangan pemain lewat laga uji coba ini,” ujar Jacksen.

Dari kubu lawan, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso sadar, lawan yang akan dihadapi bukan tim kacangan. Persis saat ini bukan tim yang pernah dibantai 4-0 di tempat yang sama, 2020 lalu.

“Saya meminta supaya pemain kondisinya tidak terlalu drop. Sedikit kuat tapi tidak lelah. Itu perlu intensitas yang harus saya berikan kepada pemain. Tidak boleh salah,” tandasnya.

Meski belum menyentuh aspek taktik, Aji semringah dengan progres yang ditunjukkan pemain selama latihan. Terutama pemain anyar yang sudah beradaptasi dengan gaya mainnya.

“Saya sampaikan ke seluruh pemain, pelan-pelan beradaptasi. Paling tidak pemain memahami, bagaimana Persebaya bermain ketika kompetisi,” katanya. (nik/fer/dam)

Perkiraan pemain yang akan ditampilkan dalam laga Ekshibisi Persebaya Surabaya vs Persis Solo

SURABAYA – Pelan tapi pasti, skuad Persis Solo mulai komplet. Buktinya, Jacksen F. Tiago membawa 31 pasukan terbaik, saat meladeni Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, sore ini (live streaming YouTube Official Persebaya pukul 16.00). Tapi, Laksar Sambernyawa (julukan persis Solo) harus mewaspadai kebugaran pemainnya yang terjun bebas.

Ya, pascalibur panjang kompetisi disusul Lebaran, kebugaran pemain jadi sorotan tim kepelatihan Persis. Kondisi ini sempat membikin Jacksen waswas. Mengantisipasi kelelahan akibat perjalanan darat dari Solo, Eky Taufik dkk berangkat lebih awal. Rombongan sudah tiba di Kota Pahlawan sejak Jumat (20/5).

“Kondisi pemain belum baik, karena efek libur cukup panjang. Ada penurunan yang drastis, dan itu terlihat di lapangan. Kondisi fisik pemain terus kami tingkatkan. Dan kami bersyukur tidak ada yang cedera,” kata Jacksen, kemarin (20/5).

Meski terlalu dipaksakan, kubu Persis pantang menolak tawaran ekshibisi dari Green Force (julukan Persebaya Surabaya). Karena uji coba ini dalam rangka memeringati HUT Ke-729 Kota Surabaya. Selain itu, Jacksen ingin melihat progres positif, terutama dari sisi chemistry antarpemain.

Maklum, musim ini cukup banyak muka baru yang didatangkan manajemen di berbagai posisi. Mulai dari kiper M. Riyandi dan Gianluca Pandeynuwu, serta Andri Ibo dan Ikhwan Ciptadi di lini belakang. Termasuk empat gelandang, yakni Taufiq Febrianto, Firmansyah, Sutanto Tan, Hamsa Lestaluhu, dan Chrystna Bhagascara. Plus deretan penyerang, yakni Gavin Kwan Adsit, Kevin Gomes, hingga Samsul Arif Munip.

“Kami belum dapat tim secara komplet. Masih dalam proses. Apalagi waktu persiapan sangat tingkat. Tim kami sebenarnya belum siap 100 persen,” imbuh Jacksen.

Kabar gembiranya, duel Persebaya versus Persis akan ditonton puluhan ribu suporter dari kedua kubu. Setelah sempat ada larangan penonton masuk stadion dalam dua tahun terakhir. Dampak dari pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur dapat kesempatan emas, untuk merayakan HUT Kota Surabaya. Pertandingan pertama dengan hadirnya suporter, kami bangga bisa jadi bagian dari sejarah. Kami akan melihat perkembangan pemain lewat laga uji coba ini,” ujar Jacksen.

Dari kubu lawan, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso sadar, lawan yang akan dihadapi bukan tim kacangan. Persis saat ini bukan tim yang pernah dibantai 4-0 di tempat yang sama, 2020 lalu.

“Saya meminta supaya pemain kondisinya tidak terlalu drop. Sedikit kuat tapi tidak lelah. Itu perlu intensitas yang harus saya berikan kepada pemain. Tidak boleh salah,” tandasnya.

Meski belum menyentuh aspek taktik, Aji semringah dengan progres yang ditunjukkan pemain selama latihan. Terutama pemain anyar yang sudah beradaptasi dengan gaya mainnya.

“Saya sampaikan ke seluruh pemain, pelan-pelan beradaptasi. Paling tidak pemain memahami, bagaimana Persebaya bermain ketika kompetisi,” katanya. (nik/fer/dam)

Perkiraan pemain yang akan ditampilkan dalam laga Ekshibisi Persebaya Surabaya vs Persis Solo

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/