alexametrics
31.8 C
Surakarta
Sunday, 25 September 2022

KONI Solo Daftarkan Atlet ke BPJS

SOLO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta bakal melindungi seluruh atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023, yakni dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberi jaminan perlindungan kesehatan dan keselamatan bagi para atlet. Para atlet jadinya tidak perlu khawatir jika nantinya ada sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi pada mereka.

“Semua atlet harus punya kartu BPJS. Ini nanti ada kaitannya dengan asuransi atlet. Jadi atlet itu harus aman dan nyaman,” ungkap Ketua KONI Kota Surakarta Lilik Kusnandar kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (22/9)

Bagaimanapun keamanan dan kesejahteraan itu menjadi sangat penting bagi atlet. Sebab, atlet rentan terhadap resiko kecelakaan kerja yang dapat muncul kapan saja. Bisa jadi ketika menjalani pertandingan, latihan, atau sebagainya.

“Solo sendiri dalam waktu dekat akan memanggil tugas BPJS untuk presentase. Karena mau kami itu, selama persiapan porprov atau mulai Januari, semua atlet harus sudah diasuransikan. Pembuatannya nanti secara kolektif untuk seluruh kontingen cabang olahraga,” sambung pria yang juga ketua Pengkot Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Surakarta tersebut.

KONI Kota Bengawan memang ingin selalu memperhatikan kondisi atletnya. KONI menganggap hal ini menjadi tanggungannya. Dengan kebijakan ini, para atlet tidak perlu khawatir terkait jaminan atas dirinya. Sebab, semuanya akan tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. “BPJS ini juga merupakan syarat wajib dari KONI Jawa Tengah,” tuturnya.

Wacana ini disambut senang oleh para cabor. Adanya BPJS akan membuat atlet lebih nyaman, sehingga semangat atlet juga akan lebih membara saat persiapan maupun kala bertanding.

“Ya bagus, misalnya atlet ada kendala baik cedera ataupun sakit, bisa cepat ditangani. Jadi kami pasti menerima. KONI juga kan sudah melakukan memorandum of understanding (MoU). Nah, bagaimana mekanismenya kami tinggal menunggu. Yang jelas pasti dikolektif,” ucap Binpres Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Surakarta Hendra Faradilah. (nis/nik/dam)

SOLO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta bakal melindungi seluruh atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023, yakni dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberi jaminan perlindungan kesehatan dan keselamatan bagi para atlet. Para atlet jadinya tidak perlu khawatir jika nantinya ada sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi pada mereka.

“Semua atlet harus punya kartu BPJS. Ini nanti ada kaitannya dengan asuransi atlet. Jadi atlet itu harus aman dan nyaman,” ungkap Ketua KONI Kota Surakarta Lilik Kusnandar kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (22/9)

Bagaimanapun keamanan dan kesejahteraan itu menjadi sangat penting bagi atlet. Sebab, atlet rentan terhadap resiko kecelakaan kerja yang dapat muncul kapan saja. Bisa jadi ketika menjalani pertandingan, latihan, atau sebagainya.

“Solo sendiri dalam waktu dekat akan memanggil tugas BPJS untuk presentase. Karena mau kami itu, selama persiapan porprov atau mulai Januari, semua atlet harus sudah diasuransikan. Pembuatannya nanti secara kolektif untuk seluruh kontingen cabang olahraga,” sambung pria yang juga ketua Pengkot Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Surakarta tersebut.

KONI Kota Bengawan memang ingin selalu memperhatikan kondisi atletnya. KONI menganggap hal ini menjadi tanggungannya. Dengan kebijakan ini, para atlet tidak perlu khawatir terkait jaminan atas dirinya. Sebab, semuanya akan tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. “BPJS ini juga merupakan syarat wajib dari KONI Jawa Tengah,” tuturnya.

Wacana ini disambut senang oleh para cabor. Adanya BPJS akan membuat atlet lebih nyaman, sehingga semangat atlet juga akan lebih membara saat persiapan maupun kala bertanding.

“Ya bagus, misalnya atlet ada kendala baik cedera ataupun sakit, bisa cepat ditangani. Jadi kami pasti menerima. KONI juga kan sudah melakukan memorandum of understanding (MoU). Nah, bagaimana mekanismenya kami tinggal menunggu. Yang jelas pasti dikolektif,” ucap Binpres Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Surakarta Hendra Faradilah. (nis/nik/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/