alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Panpel Piala Presiden: Bakal Dikawal Ketat, Kantong Parkir Suporter Dipisah

SOLO – Panitia pelaksana (panpel) pertandingan dan Polresta Surakarta tidak mau kecolongan ada kejadian yang merusak kondusivitas Kota Solo pada pertandingan lanjutan Piala Presiden sore ini. Pengamanan maupun skenario lalu lintas suporter telah disiapkan untuk mengantisipasi pertemuan antarsuporter dari empat klub yang bertanding.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Presiden Stadion Manahan Ginda Ferachtriawan mengatakan, panpel sudah menggelar rapat koordinasi dengan Polresta Surakarta. Karena ada dua pertandingan, panpel dan aparat kepolisian telah mengantisipasi sejak awal.

“Ada tiga tim yang membawa suporternya, yakni Persis, PSIS Semarang dan PSS Sleman. Nah, ini harus diatur agar tidak terjadi benturan,” ujar Ginda.

Ginda membeberkan, agar tidak terjadi benturan, sudah disusun lokasi parkir masing-masing suporter. Penonton pertandingan pertama Persis versus Dewa United parkir di dalam area stadion. Sedangkan pada pertandingan kedua antara PSIS Semarang melawan PSS Sleman, parkir untuk suporter PSIS ditempatkan di Jalan Adi Sucipto.

“Jadi dari simpang tugu sampai Flyover Manahan akan ditutup. Kendaraan akan diparkirkan di jalan protokol, sementara untuk PSS Sleman akan parkir di Balekambang,” ujarnya.

Ginda meminta penonton pertandingan pertama datang tepat waktu. Mulai pukul 14.00, gate masuk stadion sudah dibuka. Untuk menghindari bentrokan, pendukung pertandingan kedua tidak akan diizinkan masuk sampai penonton pertandingan pertama keluar.

“Pintu kawasan Manahan akan kami tutup pada saat babak pertama berlangsung, dan saat kepulangan nanti akses keluar lewat gerbang barat atau Jalan KS Tubun dan pintu selatan. Karena gerbang plaza Manahan untuk persiapan akses masuk bagi suporter PSIS Semarang dan pintu sisi utara untuk masuk suporter PSS Sleman,” urai Ginda

Disingung soal antisipasi kejadian bentrokan seperti pertandingan derby Senin lalu, Ginda meminta kejadian serupa tak terulang. “Ini kan olah raga, apalagi besok berlaga di Liga 1. Jadi tolong jaga Solo sebagai tuan rumah yang baik. Siapapun yang mau datang maupun pulang tetap nyaman,” ujar Ginda.

Sementara itu, terkait kesiapan pengamanan pertandingan, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, selain dengan panpel dan Forkompimda Kota Surakarta, pihaknya juga berkoodinasi dengan jajaran polres di eks Karesidenan Surakarta. Terutama polres-polres yang dilalui suporter.

“Kami juga sudah mengundang para suporter kesebalasan. Kita telah berkomitmen untuk saling bekerjasama menjaga agar pertandingan kondusif. Kalau ada yang anarkistis akan kami tindak,” tegasnya.

Ade mengatakan, ada 1.100 personel yang diturunkan untuk mengamankan laga tersebut. Termasuk tambahan BKO Satbrimobda Polda Jateng, BKO Dalmas Rayonisasi Polres se eks Karesidenan Surakarta.

Ada tiga ring pengamanan, yaitu ring 1 di dalam Stadion Manahan, baik di area bawah akses pintu masuk stadion maupun di tribun penonton. Kemudian ring 2 di kawasan parkir stadion, dan ring 3 mengitari pagar memutar di luar pagar stadion.

Selain itu, tujuh tim mobilling dibagi menjadi tujuh zona wilayah akan bergerak memonitor kondisi. Termasuk menyiapkan lima tim penegakan hukum bagi supporter yang melanggar.

“Kami akan mengawal bus para pemain dan kru kesebelasan Persis Solo, PSIS, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Dewa United, baik yang datang ke stadion maupun kepulangannya dari Stadion Manahan ke hotel,” ujarnya. (atn/bun/dam)

SOLO – Panitia pelaksana (panpel) pertandingan dan Polresta Surakarta tidak mau kecolongan ada kejadian yang merusak kondusivitas Kota Solo pada pertandingan lanjutan Piala Presiden sore ini. Pengamanan maupun skenario lalu lintas suporter telah disiapkan untuk mengantisipasi pertemuan antarsuporter dari empat klub yang bertanding.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Presiden Stadion Manahan Ginda Ferachtriawan mengatakan, panpel sudah menggelar rapat koordinasi dengan Polresta Surakarta. Karena ada dua pertandingan, panpel dan aparat kepolisian telah mengantisipasi sejak awal.

“Ada tiga tim yang membawa suporternya, yakni Persis, PSIS Semarang dan PSS Sleman. Nah, ini harus diatur agar tidak terjadi benturan,” ujar Ginda.

Ginda membeberkan, agar tidak terjadi benturan, sudah disusun lokasi parkir masing-masing suporter. Penonton pertandingan pertama Persis versus Dewa United parkir di dalam area stadion. Sedangkan pada pertandingan kedua antara PSIS Semarang melawan PSS Sleman, parkir untuk suporter PSIS ditempatkan di Jalan Adi Sucipto.

“Jadi dari simpang tugu sampai Flyover Manahan akan ditutup. Kendaraan akan diparkirkan di jalan protokol, sementara untuk PSS Sleman akan parkir di Balekambang,” ujarnya.

Ginda meminta penonton pertandingan pertama datang tepat waktu. Mulai pukul 14.00, gate masuk stadion sudah dibuka. Untuk menghindari bentrokan, pendukung pertandingan kedua tidak akan diizinkan masuk sampai penonton pertandingan pertama keluar.

“Pintu kawasan Manahan akan kami tutup pada saat babak pertama berlangsung, dan saat kepulangan nanti akses keluar lewat gerbang barat atau Jalan KS Tubun dan pintu selatan. Karena gerbang plaza Manahan untuk persiapan akses masuk bagi suporter PSIS Semarang dan pintu sisi utara untuk masuk suporter PSS Sleman,” urai Ginda

Disingung soal antisipasi kejadian bentrokan seperti pertandingan derby Senin lalu, Ginda meminta kejadian serupa tak terulang. “Ini kan olah raga, apalagi besok berlaga di Liga 1. Jadi tolong jaga Solo sebagai tuan rumah yang baik. Siapapun yang mau datang maupun pulang tetap nyaman,” ujar Ginda.

Sementara itu, terkait kesiapan pengamanan pertandingan, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, selain dengan panpel dan Forkompimda Kota Surakarta, pihaknya juga berkoodinasi dengan jajaran polres di eks Karesidenan Surakarta. Terutama polres-polres yang dilalui suporter.

“Kami juga sudah mengundang para suporter kesebalasan. Kita telah berkomitmen untuk saling bekerjasama menjaga agar pertandingan kondusif. Kalau ada yang anarkistis akan kami tindak,” tegasnya.

Ade mengatakan, ada 1.100 personel yang diturunkan untuk mengamankan laga tersebut. Termasuk tambahan BKO Satbrimobda Polda Jateng, BKO Dalmas Rayonisasi Polres se eks Karesidenan Surakarta.

Ada tiga ring pengamanan, yaitu ring 1 di dalam Stadion Manahan, baik di area bawah akses pintu masuk stadion maupun di tribun penonton. Kemudian ring 2 di kawasan parkir stadion, dan ring 3 mengitari pagar memutar di luar pagar stadion.

Selain itu, tujuh tim mobilling dibagi menjadi tujuh zona wilayah akan bergerak memonitor kondisi. Termasuk menyiapkan lima tim penegakan hukum bagi supporter yang melanggar.

“Kami akan mengawal bus para pemain dan kru kesebelasan Persis Solo, PSIS, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Dewa United, baik yang datang ke stadion maupun kepulangannya dari Stadion Manahan ke hotel,” ujarnya. (atn/bun/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/