alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Piala Presiden 2022

Persis Solo vs Dewa United: Moment Bagi Laskar Sambernyawa untuk Bangkit

SOLO – Di antara empat tuan rumah babak penyisihan Piala Presiden 2022, hanya Persis Solo yang posisinya terjepit. Jika ingin menjaga asa lolos ke fase selanjutnya, Fabiano Beltrame dkk harus segera bangkit. Momentum ini muncul saat Persis menjamu Dewa United di Stadion Manahan, sore ini (live Indosiar pukul 16.00).

Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo–, saat ini masih terdampar di posisi juru kunci Grup A. Baru mengemas 1 poin. Hasil sekali imbang dan sekali kalah dari dua pertandingan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan tiga host Piala Presiden lainnya. Borne FC contohnya. Tim ini sementara menduduki peringkat ketiga Grup B dengan 4 poin. Peluang lolos Borneo FC cukup besar, karena hanya berjarak 1 poin dari RANS Cilegon United (peringkat 1) dan Barito Putra (peringkat 2).

Nasib lebih baik dialami Persib Bandung (Grup C) dan Arema FC (Grup D). Kedua tim sementara menduduki posisi capolista. Persib mengemas 7 poin dari tiga laga. Sedangkan Arema mengamankan 6 poin, juga dari tiga laga.

Jika ingin memperpanjang napas di Piala Presiden, Persis Solo harus meraih poin absolut kontra Dewa United, sore ini. Kebetulan, lawan yang akan dihadapi juga sedang dalam posisi terjepit. Sama-sama baru mengemas 1 poin, hasil sekali imbang dan sekali kalah dari dua laga. Hanya saja, posisi skuad asuhan Nil Maizar ini satu strip di atas Persis karena unggul produktivitas gol.

“Laga ini gengsinya seperti Derby Jateng (Persis versus PSIS Semarang). Bedanya, ini gengsi antara sesama tim promosi Liga 1. Jadi kedua tim pasti berjuang untuk menentukan dialah pemenang sejati. Kami sangat siap menatap laga ini,” koar pelatih Persis Solo Jacksen F. Tiago, Kamis (23/6).

Sebagai sesama tim promosi Liga 1 musim ini, baik Persis maupun Dewa sedang dalam masa transisi. Tercatat belasan pemain dari masing-masing tim terpaksa dilepas. Digantikan sederet pemain lokal anyar, plus legiun asing.

Musim ini, Dewa sudah mendatangkan Sugeng Efendi (eks PSIM Jogja), Miftah Anwar Sani (eks Barito Putera), Asep Berlian (eks Madura United), Ichsan Kurniawan (eks Persija Jakarta), Deden Natshir (eks Persib Bandung), Feby Eka Putra (eks Arema FC), hingga Mokhamad Syaifudin (eks Persebaya). Termassuk Fahmi Al Ayyubi (eks Bali United) dan Natanael Ringgo (pinjaman dari Kelantan FC Malaysia). Plus tiga legiun asing, yakni Mitrevski (Macedonia), Karim Rossi (Swiss), dan Lucas Maros (Brasil).

“Kami sudah lakukan meeting dengan pemain. Kami lihat video pertandingan mereka (Dewa), lalu dianalisa. Jadi kami sudah punya pegangan. Kembali lagi, yang menentukan hasilnya adalah pemain di lapangan,” imbuh Jacksen.

Rekor pertemuan terakhir, Persis punya bekal cukup bagus. Bond kebanggan wong Solo menang tipis 2-1, di semifinal Liga 2 musim lalu. Handicapnya, Dewa yang merupakan metamorfosa Martapura FC ini termasuk salah satu tim yang sulit dihadapi Persis.

Tercatat dalam lima kali pertemuan sebelumnya, baik Liga 2 maupun Divisi Utama, Persis belum sekalipun memetik kemenangan. Hanya mampu menahan imbang Martapura FC dua kali, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Soal komposisi pemain yang akan diturunkan meladeni Dewa, Jacksen sepertinya kembali bereksperimen. Mengingat duo pemain muda Zanadin Fariz dan Althaf Indie dipanggil training center (TC) Timnas U-19 di Jakarta.

“Kami punya 39 pemain. Jadi, besok (hari ini) pasti ada perubahan komposisi line up. Perubahan mendasar kami berikan, sesuai progres pemain saat latihan,” tegas Jacksen.

Pada kesempatan ini, Jacksen semringah mengabarkan keedatangan playmaker baru asal Brasil Alexis Messidoro. “Akhirnya punya pemain nomor 10. Tapi saya ingin memainkan pemain yang lebih fit. Kami butuh pemain yang benar-benar siap,” ujar Jacksen.

Dari kubu lawan, Dewa enggan melepaskan peluang saat menghadapi Persis. “Melawan Persis adalah sebuah laga penting. Insya Allah kami siap. Strategi sudah kami siapkan Pemain asing juga bisa dimainkan. Tapi lihat situasi dulu,” beber pelatih Dewa United Nil Maizar.

Optimisme juga dilontarkan kapten Dewa United Rangga Muslim. “Laga ini penting dan kami ingin meraih kemenangan. Kalau ingin lolos, kami harus mendapat poin penuh di laga ini,” koarnya. (nik/fer/dam)

SOLO – Di antara empat tuan rumah babak penyisihan Piala Presiden 2022, hanya Persis Solo yang posisinya terjepit. Jika ingin menjaga asa lolos ke fase selanjutnya, Fabiano Beltrame dkk harus segera bangkit. Momentum ini muncul saat Persis menjamu Dewa United di Stadion Manahan, sore ini (live Indosiar pukul 16.00).

Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo–, saat ini masih terdampar di posisi juru kunci Grup A. Baru mengemas 1 poin. Hasil sekali imbang dan sekali kalah dari dua pertandingan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan tiga host Piala Presiden lainnya. Borne FC contohnya. Tim ini sementara menduduki peringkat ketiga Grup B dengan 4 poin. Peluang lolos Borneo FC cukup besar, karena hanya berjarak 1 poin dari RANS Cilegon United (peringkat 1) dan Barito Putra (peringkat 2).

Nasib lebih baik dialami Persib Bandung (Grup C) dan Arema FC (Grup D). Kedua tim sementara menduduki posisi capolista. Persib mengemas 7 poin dari tiga laga. Sedangkan Arema mengamankan 6 poin, juga dari tiga laga.

Jika ingin memperpanjang napas di Piala Presiden, Persis Solo harus meraih poin absolut kontra Dewa United, sore ini. Kebetulan, lawan yang akan dihadapi juga sedang dalam posisi terjepit. Sama-sama baru mengemas 1 poin, hasil sekali imbang dan sekali kalah dari dua laga. Hanya saja, posisi skuad asuhan Nil Maizar ini satu strip di atas Persis karena unggul produktivitas gol.

“Laga ini gengsinya seperti Derby Jateng (Persis versus PSIS Semarang). Bedanya, ini gengsi antara sesama tim promosi Liga 1. Jadi kedua tim pasti berjuang untuk menentukan dialah pemenang sejati. Kami sangat siap menatap laga ini,” koar pelatih Persis Solo Jacksen F. Tiago, Kamis (23/6).

Sebagai sesama tim promosi Liga 1 musim ini, baik Persis maupun Dewa sedang dalam masa transisi. Tercatat belasan pemain dari masing-masing tim terpaksa dilepas. Digantikan sederet pemain lokal anyar, plus legiun asing.

Musim ini, Dewa sudah mendatangkan Sugeng Efendi (eks PSIM Jogja), Miftah Anwar Sani (eks Barito Putera), Asep Berlian (eks Madura United), Ichsan Kurniawan (eks Persija Jakarta), Deden Natshir (eks Persib Bandung), Feby Eka Putra (eks Arema FC), hingga Mokhamad Syaifudin (eks Persebaya). Termassuk Fahmi Al Ayyubi (eks Bali United) dan Natanael Ringgo (pinjaman dari Kelantan FC Malaysia). Plus tiga legiun asing, yakni Mitrevski (Macedonia), Karim Rossi (Swiss), dan Lucas Maros (Brasil).

“Kami sudah lakukan meeting dengan pemain. Kami lihat video pertandingan mereka (Dewa), lalu dianalisa. Jadi kami sudah punya pegangan. Kembali lagi, yang menentukan hasilnya adalah pemain di lapangan,” imbuh Jacksen.

Rekor pertemuan terakhir, Persis punya bekal cukup bagus. Bond kebanggan wong Solo menang tipis 2-1, di semifinal Liga 2 musim lalu. Handicapnya, Dewa yang merupakan metamorfosa Martapura FC ini termasuk salah satu tim yang sulit dihadapi Persis.

Tercatat dalam lima kali pertemuan sebelumnya, baik Liga 2 maupun Divisi Utama, Persis belum sekalipun memetik kemenangan. Hanya mampu menahan imbang Martapura FC dua kali, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Soal komposisi pemain yang akan diturunkan meladeni Dewa, Jacksen sepertinya kembali bereksperimen. Mengingat duo pemain muda Zanadin Fariz dan Althaf Indie dipanggil training center (TC) Timnas U-19 di Jakarta.

“Kami punya 39 pemain. Jadi, besok (hari ini) pasti ada perubahan komposisi line up. Perubahan mendasar kami berikan, sesuai progres pemain saat latihan,” tegas Jacksen.

Pada kesempatan ini, Jacksen semringah mengabarkan keedatangan playmaker baru asal Brasil Alexis Messidoro. “Akhirnya punya pemain nomor 10. Tapi saya ingin memainkan pemain yang lebih fit. Kami butuh pemain yang benar-benar siap,” ujar Jacksen.

Dari kubu lawan, Dewa enggan melepaskan peluang saat menghadapi Persis. “Melawan Persis adalah sebuah laga penting. Insya Allah kami siap. Strategi sudah kami siapkan Pemain asing juga bisa dimainkan. Tapi lihat situasi dulu,” beber pelatih Dewa United Nil Maizar.

Optimisme juga dilontarkan kapten Dewa United Rangga Muslim. “Laga ini penting dan kami ingin meraih kemenangan. Kalau ingin lolos, kami harus mendapat poin penuh di laga ini,” koarnya. (nik/fer/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/