alexametrics
27.1 C
Surakarta
Monday, 25 October 2021

AHHA PS Pati Kalah, Gibran: Pokoknya Tetap Putus Asa, Jangan Semangat

SOLO, Radar Solo – Psywar laga Persis Solo kontra AHHA PS Pati atau yang nama resminya masih bernama PSG Pati, cukup panas beberapa hari jelang laga ini digelar di Stadion Manahan, Minggu (26/9).

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka hingga sang adik yang juga bos Persis Solo Kaesang Pangarep beberapa kali seperti membuat cuitan atau pernyataan psywar kepada calon lawan Persis tersebut.

Laga akhirnya berakhir, dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persis Solo. Menariknya gojekan psywar masih berlanjut. Gibran kembali meledek Atta Halilintar yang juga pemilik klub AHHA PS Pati soal hasil laga kemarin.

Gibran menilai jika Atta Halilintar sangat luar biasa sekali. Tetap optimistis menatap laga selanjutnya, meski timnya harus kalah di laga perdananya.

“Lumayan pertandingan pertama (Persis Solo) dapat tiga poin,” terang Gibran saat ditemui wartawan, Senin (27/9).

“Pokoknya tetap putus asa. Jangan semangat,” canda Gibran diiringi sambil tertawa usai mengungkapkannya.

Ya, pada pertandingan itu, tim Laskar Sambernyawa menang 2-0. Dua gol Persis dicetak oleh Alberto Goncalves di menit 18 dan Eky Taufik di menit 20.

Laga kemarin sendiri digelar dalam kondisi hujan. Gibran ikut lega karena kualitas Manahan memang terjamin. Itu terlihat dengan tak adanya genangan air yang muncul, setelah hujan deras mengguyur sepanjang laga.

“Venuenya sudah siap. Ini sebagai venue kelas internasional untuk Piala Dunia mendatang,” ujarnya.

Dalam laga kemarin, pertandingan digelar dalam situasi tanpa boleh ada penonton umum atau suporter hadir. Ini sesuai keputusan dari federasi dan operator liga, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi.

Gibran pun belum tahu, apakah pada laga kedua Persis Solo melawan Persijap Jepara pekan depan akan dapat dihadiri oleh para suporter Persis Solo atwu belum. “Tergantung nanti,” imbuhnya.

Sebelumnya Gibran juga mengutarakan akan menonton laga Persis melawan PSG tersebut, dan ingin bertemu dengan Atta. Salah satu tujuannya adalah ingin menanyakan, sejatinya nama asli klubnya itu AHHA PS Pati atau PSG Pati. Gibran mengaku masih bingung.

Sayang Gibran belum memiliki kesempatan melihat laga ini langsung dan menanyakan hal tersebut secara langsung ke Atta.

Gibran akhirnya meminta adiknya, Kaesang Pangarep untuk menanyakan hal tersebut.

“Kaesang wes takon. Sing due klub yo bingung,” paparnya. (nik)

SOLO, Radar Solo – Psywar laga Persis Solo kontra AHHA PS Pati atau yang nama resminya masih bernama PSG Pati, cukup panas beberapa hari jelang laga ini digelar di Stadion Manahan, Minggu (26/9).

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka hingga sang adik yang juga bos Persis Solo Kaesang Pangarep beberapa kali seperti membuat cuitan atau pernyataan psywar kepada calon lawan Persis tersebut.

Laga akhirnya berakhir, dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persis Solo. Menariknya gojekan psywar masih berlanjut. Gibran kembali meledek Atta Halilintar yang juga pemilik klub AHHA PS Pati soal hasil laga kemarin.

Gibran menilai jika Atta Halilintar sangat luar biasa sekali. Tetap optimistis menatap laga selanjutnya, meski timnya harus kalah di laga perdananya.

“Lumayan pertandingan pertama (Persis Solo) dapat tiga poin,” terang Gibran saat ditemui wartawan, Senin (27/9).

“Pokoknya tetap putus asa. Jangan semangat,” canda Gibran diiringi sambil tertawa usai mengungkapkannya.

Ya, pada pertandingan itu, tim Laskar Sambernyawa menang 2-0. Dua gol Persis dicetak oleh Alberto Goncalves di menit 18 dan Eky Taufik di menit 20.

Laga kemarin sendiri digelar dalam kondisi hujan. Gibran ikut lega karena kualitas Manahan memang terjamin. Itu terlihat dengan tak adanya genangan air yang muncul, setelah hujan deras mengguyur sepanjang laga.

“Venuenya sudah siap. Ini sebagai venue kelas internasional untuk Piala Dunia mendatang,” ujarnya.

Dalam laga kemarin, pertandingan digelar dalam situasi tanpa boleh ada penonton umum atau suporter hadir. Ini sesuai keputusan dari federasi dan operator liga, karena saat ini masih dalam kondisi pandemi.

Gibran pun belum tahu, apakah pada laga kedua Persis Solo melawan Persijap Jepara pekan depan akan dapat dihadiri oleh para suporter Persis Solo atwu belum. “Tergantung nanti,” imbuhnya.

Sebelumnya Gibran juga mengutarakan akan menonton laga Persis melawan PSG tersebut, dan ingin bertemu dengan Atta. Salah satu tujuannya adalah ingin menanyakan, sejatinya nama asli klubnya itu AHHA PS Pati atau PSG Pati. Gibran mengaku masih bingung.

Sayang Gibran belum memiliki kesempatan melihat laga ini langsung dan menanyakan hal tersebut secara langsung ke Atta.

Gibran akhirnya meminta adiknya, Kaesang Pangarep untuk menanyakan hal tersebut.

“Kaesang wes takon. Sing due klub yo bingung,” paparnya. (nik)

Populer

Berita Terbaru