Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Basmi Sarang Tawon, Dapur Warga Tanon Sragen Terbakar

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯
Tim damkar Sragen berupaya memadamkan api di rumah warga Desa Gading, Tanon, Rabu (17/12/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Tim damkar Sragen berupaya memadamkan api di rumah warga Desa Gading, Tanon, Rabu (17/12/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kebakaran menghanguskan dapur rumah milik petani Karang, Desa Gading, Kecamatan Tanon, Sragen, Rabu (17/12/2025) dini hari.


Advertisement

Penyebabnya sisa pembakaran pohon mati untuk mengusir sarang tawon.

Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Hadi Waluyo Kasidin, 75, baru saja pulang dari masjid usai melaksanakan salat Subuh sekira pukul 04.15 WIB.

Setibanya di rumah, dia dikejutkan dengan kobaran api yang sudah membesar di sisi kanan rumahnya. Di saat yang sama, teriakan histeris istrinya dari dalam rumah memecah keheningan pagi.

Advertisement

Melihat api mulai melahap bangunan dapur, Hadi segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Saksi mata, Supriyana dan Hadi Susilo, bersama warga lainnya langsung berhamburan menuju lokasi untuk memadamkan api dengan alat seadanya sebelum bantuan dari tim pemadam kebakaran tiba.

”Dari keterangan saksi dan istri korban, pada Selasa petang (16/12/2025), pohon tersebut sempat dibakar karena terdapat sarang tawon di dalamnya. Diduga bara api belum sepenuhnya padam dan merembet ke dinding rumah yang terbuat dari bambu,” ujar Kapolsek Tanon, Iptu Priyatno.

Advertisement

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Bangunan dapur beserta isinya hangus terbakar karena material dinding yang didominasi bambu membuat api menjalar dengan sangat cepat.

Sebanyak tiga unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan utama atau pemukiman warga lainnya.

Korban menyatakan telah menerima musibah ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah murni. Sehingga tidak akan menuntut pihak manapun di kemudian hari.

”Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan pembakaran sampah atau dahan pohon di sekitar pemukiman, terutama pada kondisi cuaca yang kering, guna menghindari kejadian serupa,” tegas kapolsek. (din/adi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pengadaan Mobdin Pemkab Sragen Rp 1 Miliar, Anggaran Damkar hanya Rp 200 Juta

Pengadaan Mobdin Pemkab Sragen Rp 1 Miliar, Anggaran Damkar hanya Rp 200 Juta

Pengadaan mobil dinas Pemkab Sragen tahun 2027 disorot karena jauh lebih besar dibanding anggaran penanganan kebakaran.

Kerugian Materi Kebakaran Toko Sembako di Kedungwaduk Sragen Capai Rp150 Juta

Kerugian Materi Kebakaran Toko Sembako di Kedungwaduk Sragen Capai Rp150 Juta

pada pukul 23.45 WIB setelah mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Rumah Nenek Sebatang Kara di Sragen Ludes Terbakar saat Pemadaman Listrik

Rumah Nenek Sebatang Kara di Sragen Ludes Terbakar saat Pemadaman Listrik

Mbah Painem yang tak kuasa melihat rumahnya terbakar pingsan dan dievakuasi ke  Puskesmas Sambirejo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer