
RADARSOLO.COM – TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kodim 0725 Sragen yang digelar selama 30 hari di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen telah memasuki tahap akhir. Upacara penutupan digelar di Lapangan Desa Plumbungan, Kamis (21/5/2026).
Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA selaku inspektur upacara membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Program TMMD kali ini mengusung Tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional, membangun desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi.
Sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia, Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang.
”Program TMMD ini, merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi terpadu antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil, terisolasi, wilayah perbatasan, kawasan kumuh perkotaan, maupun daerah yang terdampak bencana alam,” ujar Andhy yang juga Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro ini.
Pada penyelenggaraan Program TMMD Reguler ke-128 TA 2026, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan kegiatan di empat lokasi. Yaitu di Kabupaten Purbalingga, Kulon Progo, Pati, dan Sragen.
Baca Juga: 316 PPPK Baru Pemkab Karanganyar Digembleng
Selain pelaksanaan TMMD reguler tersebut, seluruh kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro juga secara serentak melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap II di wilayah masing-masing.
”Berbagai sasaran fisik yang telah berhasil diselesaikan. Meliputi pembangunan fasilitas umum berupa pembukaan dan perbaikan jalan, pembuatan maupun rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan irigasi, serta berbagai sarana infrastruktur lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” bebernya.




