
RADARSOLO.COM — Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Alun-alun Sasana Langen Putra, Sragen, pada Jumat (14/8/2026) pagi.
Ratusan anggota Pramuka bersama para pembina berkumpul mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Sragen.
Momentum peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial. Tetapi juga menegaskan komitmen kepramukaan dalam aksi nyata peduli lingkungan dan kemanusiaan.
Baca Juga: Lelang Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejari Karanganyar Setor Rp 374 Juta ke Kas Negara
Salah satu fokus utama yang ditekankan dalam peringatan tahun ini adalah keterlibatan aktif Gerakan Pramuka dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung program ketahanan pangan daerah seperti yang disampaikan Bupati saat kegiatan tersebut.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen, Suwardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah strategis melalui program Pramuka Peduli.
Menurut Suwardi, Kwarcab Sragen secara bertahap membagikan bibit-bibit tanaman, khususnya bibit buah-buahan, kepada anggota dan masyarakat.
Pembagian bibit ini dirancang untuk memberikan dampak ganda, selain berfungsi sebagai penghijauan lingkungan, hasil buahnya kelak dapat memberikan manfaat ekonomi dan penunjang kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka panjang.
"Kami memang menyediakan bibit-bibit untuk Pramuka Peduli ke depannya. Selain untuk penghijauan, hasilnya juga ada untuk penunjang pangan masyarakat. Khusus untuk sektor pertanian seperti padi dan tanaman pangan lainnya, kami akan berkoordinasi langsung dengan petugas yang ada di Dinas Pertanian," ujar Suwardi saat diwawancarai seusai upacara.
Tak hanya berfokus pada ekologi, Pramuka Sragen juga menggalakkan aksi sosial berbasis kerakyatan melalui pengumpulan dana gotong royong yang dinamakan Bumbung Kemanusiaan.




