Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Hari Jelang Direhab, Atap SD di Sragen Malah Ambruk

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯

 


Advertisement

Atap SDN Karanganyar 3 di Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ambruk, Senin (24/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Atap SDN Karanganyar 3 di Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ambruk, Senin (24/8/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Atap ruang kelas SDN Karanganyar 3, Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, runtuh, Senin (24/8/2026) sekira pukul 03.00.

Advertisement

Ironisnya, bangunan yang kondisinya sudah lama memprihatinkan itu sejatinya telah masuk daftar prioritas revitalisasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Ruang kelas yang atapnya ambruk telah dikosongkan sejak Januari 2026 karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Advertisement

Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengatakan, atap bangunan runtuh saat sekolah masih dalam kondisi kosong.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan warga setempat, Parinem, kepada Kepala SDN Karanganyar 3 Sri Sunarni.

Tak lama berselang, personel Polsek Sambungmacan bersama Pamapta dan Tim Inafis Polres Sragen mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan keterangan kepala sekolah, bangunan ruang kelas yang atapnya runtuh tersebut sudah dikosongkan dan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak Januari 2026,” kata Warseno.

Pengosongan ruang kelas tersebut menjadi langkah antisipasi pihak sekolah lantaran kondisi fisik bangunan yang sudah lapuk dan dinilai berisiko.

Advertisement

Artikel Terkait

Dipergoki Istri Korban Saat Masuk Rumah, Maling Uang Belasan Juta di Tanon Sragen Diringkus

Dipergoki Istri Korban Saat Masuk Rumah, Maling Uang Belasan Juta di Tanon Sragen Diringkus

Saat digeledah, ditemukan tas kain oranye berisi uang tunai Rp14.950.000 yang diduga baru saja dicuri dari rumah korban.

Minim Kontribusi PAD, Fraksi PDIP Sragen Desak Pangkas Direksi Hingga Tutup BUMD Tak Sehat

Minim Kontribusi PAD, Fraksi PDIP Sragen Desak Pangkas Direksi Hingga Tutup BUMD Tak Sehat

Pemkab harus memaksimalkan potensi BUMD ketimbang membebani masyarakat dengan opsi kenaikan pajak.

SD di Gesi Sragen Dibobol Maling, 5 Laptop dan Sejumlah Perangkat Sekolah Raib

SD di Gesi Sragen Dibobol Maling, 5 Laptop dan Sejumlah Perangkat Sekolah Raib

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer