
RADARSOLO.COM – Atap ruang kelas SDN Karanganyar 3, Dusun Bulu, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, runtuh, Senin (24/8/2026) sekira pukul 03.00.
Ironisnya, bangunan yang kondisinya sudah lama memprihatinkan itu sejatinya telah masuk daftar prioritas revitalisasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Ruang kelas yang atapnya ambruk telah dikosongkan sejak Januari 2026 karena kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Aksi Heroik Babinsa di Sragen Serda Jumadi Bekuk Maling Spesialis: Berbekal Bela Diri, Pelaku Nyerah
Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mengatakan, atap bangunan runtuh saat sekolah masih dalam kondisi kosong.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan warga setempat, Parinem, kepada Kepala SDN Karanganyar 3 Sri Sunarni.
Tak lama berselang, personel Polsek Sambungmacan bersama Pamapta dan Tim Inafis Polres Sragen mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Berdasarkan keterangan kepala sekolah, bangunan ruang kelas yang atapnya runtuh tersebut sudah dikosongkan dan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak Januari 2026,” kata Warseno.
Pengosongan ruang kelas tersebut menjadi langkah antisipasi pihak sekolah lantaran kondisi fisik bangunan yang sudah lapuk dan dinilai berisiko.




