Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Mogok Diterjang KA Majapahit, Dua Warga Sragen Selamat

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯

 


Advertisement

Kondisi mobil pikap usai dihantam KA di jalur perlintasan Solo-Semarang, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Senin (8/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Kondisi mobil pikap usai dihantam KA di jalur perlintasan Solo-Semarang, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Senin (8/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM — Suasana sunyi dan pekatnya malam di Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, mendadak pecah oleh jeritan histeris dan gemuruh benturan besi tua, Senin (7/9/2026) menjelang tengah malam.

Sebuah mobil pikap yang mendadak mati mesin di tengah perlintasan kereta api tanpa palang pintu, hancur berkeping-keping usai dihantam Kereta Api (KA) 245 Majapahit relasi Malang–Pasarsenen yang melaju kencang.

Advertisement

Ajal seolah sudah berdiri tepat di hadapan Mukiyanto, 45,dan Sriyatun, 44. Namun, garis nasib berkata lain.

Kedua warga Kabupaten Sragen tersebut berhasil meloloskan hanya beberapa detik sebelum lokomotif KA menggilas kendaraan mereka hingga ringsek tak berbentuk.

Advertisement

Insiden mengerikan itu bermula sekitar pukul 23.39 WIB di Perlintasan Sebidang Resmi Tak Terjaga JPL 155 Km 94+740, petak jalan Kalioso–Salem.

Mobil pikap yang ditumpangi Mukiyanto, warga Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo; dan Sriyatun, warga Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, mendadak mati mesin tepat di atas rel kereta api.

Di saat bersamaan, raungan klakson lokomotif KA Majapahit terdengar membahana dari kejauhan. Sorot lampu utama kereta mulai menerangi badan pikap.

Menyadari bahaya mematikan mengintai dalam hitungan detik, refleks bertahan hidup membuat keduanya panik luar biasa. 

Tanpa berpikir panjang, Mukiyanto dan Sriyatun langsung membanting pintu mobil dan melompat keluar, berlari sekuat tenaga menjauhi rel.

Advertisement

Artikel Terkait

Jaga Kedaulatan Digital NKRI, Polres Sragen Edukasi Pelajar Gunakan Teknologi AI

Jaga Kedaulatan Digital NKRI, Polres Sragen Edukasi Pelajar Gunakan Teknologi AI

Polres Sragen bekali siswa kemampuan Artificial Intelligence (AI) secara baik dan bijak.

Penyelaman Malam di Sungai Ngarum Sragen, Warga Gondang Ditemukan Meninggal di Kedalaman 3 Meter

Penyelaman Malam di Sungai Ngarum Sragen, Warga Gondang Ditemukan Meninggal di Kedalaman 3 Meter

Warga Bontit, Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen tenggelam di Sungai Ngarum setempat, Jumat (4/9/2026).

Alasan Barista asal Sragen Sekap Pacar Karena Ogah Diputus

Alasan Barista asal Sragen Sekap Pacar Karena Ogah Diputus

Polres Sragen terus mengusut kasus penyekapan barista asal Solo dengan pelaku rekan kerjanya sendiri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer