
RADARSOLO.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen mulai mengambil langkah penanganan atas kerusakan bangunan SDN 2 Cepoko, Desa Cepoko, Kecamatan Sumberlawang.
Hal itu setelah adanya insiden plafon ruang guru yang ambrol menimpa sejumlah tenaga pendidik pada Rabu (7/10/2026) lalu.
Penanganan perbaikan sekolah tersebut mendapat titik terang setelah tim dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) meninjau langsung lokasi bangunan sekolah pada Minggu (11/10/2026) lalu.
Kedatangan tim kementerian menjadi sinyal positif agar proyek perbaikan dapat masuk dalam skema prioritas anggaran pemerintah pusat.
Baca Juga: Silaturahmi ke Tokoh Agama, Kapolres Sragen Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat
Sekretaris Disdikbud Kabupaten Sragen Sukisno menjelaskan, pihak kementerian telah mengarahkan Disdikbud Sragen untuk menyusun dan mengajukan usulan rehabilitasi secara resmi.
”Iya, hari Minggu kemarin ada tim dari Kemendikbudristek yang melihat langsung situasi sekolah dan memerintahkan untuk mengusulkan,” kata Sukisno, Minggu (25/10/2026).
Mengingat anggaran daerah tahun ini telah memasuki akhir tahun anggaran, realisasi bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat diperkirakan baru dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
”Kalau untuk tahun 2026 ini kan sudah tidak mungkin karena sudah akhir tahun. Kemungkinan kalau di-ACC (disetujui) ya pada tahun 2027. Harapan kami tentu bisa terealisasi,” katanya.




