Camat Gemolong Kurniawan Sukowati mengatakan, kemungkinan besar lokasi yang ada dalam video itu memang di kawasan Edupark Gemolong. Hal itu bisa dilihat dari suasana tamannya yang banyak kemiripan dengan Edupark Gemolong.
”Kemarin saya pastikan. Setelah dicek diduga memang benar di Edupark Gemolong,” terang Kurniawan, Selasa (20/10).
Menindaklanjuti atas kejadian perbuatan asusila itu, patroli di kawasan Edupark Gemolong kini makin ditingkatkan. Diakui Kurniawan, sebenarnya selama ini patroli sudah dilaksanan rutin setiap malam hari. Dalam sepekan minimal dilgelar patroli sebanyak dua kali untuk mengantispasi tindakan yang tidak diinginkan.
”Kami akan koordinasi dengan muspika untuk meningkatkan patroli,” ujarnya.
Jika melihat video perbuatan asusila dua pasang muda-mudi tersebut, terlihat dilakukan pada siang hari. Menurut Kurniawan, karena siang hari, aksi mereka tidak tertangkap petugas patroli yang bergerak pada malam hari. Namun demikian, pada siang hari sudah ada pengelola taman yang bertugas di Edupark Gemolong.
”Kami koordinasi juga dengan pengelola taman untuk meningkatkan pengawasan. Pengelolaan taman itu di bawah Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Sragen,” terangnya. (din/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra