Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kecelakaan dengan korban seorang kepala sekolah terjadi di jalan raya Sine, Desa Glonggong, Kecamatan Gondang sekitar pukul 7.30. Korban yakni Sri Rahayu, 53, warga Dusun Munggur RT 023, Desa Tunggul, Kecamatan Gondang merupakan kepala SDN II Gondang.
Kejadian bermula saat korban hendak menuju sekolah. Di Lokasi kejadian, korban disalip mobil pikup bernopol AD 8658 AE. Diduga mobil tersebut menyenggol motor matik Honda Beat AD 5985 OS yang dikendarai korban. Akibatnya, selain korban kaget, motor yang ditumpanginya oleng ke kanan. Naas, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi bermuatan tabung gas bernopol AD 1318 JN dan langsung menabrak korban.
Motor korban yang disasak truk langsung ringsek. Sedangkan korban mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian. Kades Tunggul Suntoro menjelaskan, korban merupakan kepala SD yang saat itu akan berangkat ke sekolah.
”Korban merupakan warga kami. Bu Sri ini kepala sekolah hendak menuju ke sekolahnya. Di jalan mendadak alami kecelakaan hingga mengakibatkan korban luka dan meninggal dunia," papar Suntoro.
Kejadian nyaris bersamaan terjadi di Ring Road Utara, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen Kota. Remaja berusia 13 tahun asal Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo atas nama Egi Pradipta Untara juga meregang nyawa, setelah sepeda motor yang dikendarainya masuk ke kolong truk bermuatan semen sekitar pukul 09.10.
Saat kejadian, korban yang melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi diduga kurang berhati-hati. Pada waktu bersamaan, dari arah yang sama ada truk tronton bernopol W 9296 UH pengangkut semen, sedang parkir di pinggir jalan. Korban yang kehilangkan kendali menabrak dari belakang. Korban beserta motornya langsung masuk ke kolong truk.
Sopir truk, Kamit, warga Kudus mengaku tidak tahu menahu dengan kejadian kecelakaan itu. Sebab, saat kejadian, dia sedang berada di gudang. Kamit baru tahu jika kendaraannya terlibat kecelakaan setelah dikabari warga.
“Tidak tahu kejadiannya karena saat itu sedang di dalam gudang, mau membongkar semen di gudang,” terangnya. (din/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra