Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tertimpa Pohon Talok, Nyawa Pelajar Melayang

Damianus Bram • Selasa, 19 Oktober 2021 | 04:51 WIB
LOKASI KEJADIAN: Pohon Talok ambruk menimpa pengendara kendaraan bermotor di Desa Klandungan, Senin (18/10). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
LOKASI KEJADIAN: Pohon Talok ambruk menimpa pengendara kendaraan bermotor di Desa Klandungan, Senin (18/10). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN - Seorang warga Kecamatan Ngrampal meninggal usai tertimpa pohon Talok di Desa Klandungan, Senin (18/10) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian ini terjadi pada saat sore hari dimana cuaca terlihat mendung. Tak lama kemudian angin kencang berhembus dan sebuah pohon Talok tumbang menimpa pengendara sepeda motor. Korban adalah Dwi Riyanto,14, warga Dukuh Gandrung Rt.04 Desa Klandungan.

Dari keterangan warga, korban Dwi Riyanto mengendarai motor Yamaha Alfa tanpa nopol dari arah Made menuju rumah korban. Namun karena cuaca buruk tiba-tiba didepan korban pohon Talok tumbang dan mengenai korban.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka di kepala bagian belakang dan tidak sadarkan diri. Korban pun dilarikan di rumah sakit. Namun nyawa korban akhirnya tak tertolong dan meninggal si rumah sakit RSUD Sragen.

Kasi Kegawatdaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Giyanto membenarkan kejadian tersebut. Angin kencang juga melanda di beberapa lokasi lain. Selain di Desa Klandungan Kecamatan Ngrampal, Angin kencang juga menumbangkan pohon di Desa Gesi, Kecamatan Gesi dan Desa Banaran Kecamatan Sambungmacan.

"Pukul 16.00 di beberapa Wilayah Kabupaten Sragen di guyur hujan dengan intensitas ringan - sedang, yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Penyebab Kejadian yakni Angin kencang dan Akar Pohon Lapuk," jelasnya.

Kondisi di Kecamatan Gesi, Angin Kencang mengakibatkan sebuah pohon Sawo ambruk. Dampaknya sebuah teras rumah warga mengalami kerusakan parah.

"Total kerusakan 3 pohon tumbang dan 11 buah asbes rusak milik warga Gesi, dan satu warga Klandungan meninggal dunia. Total kerugian material sekitar Rp. 15 juta," jelasnya.

Lantas dengan musibah ini, pihaknya menghimbau masyarakat agar dalam mengendarai sepeda kendaraan bermotor untuk tetap hati-hati. Hendaknya berhenti ditempat yang aman apabila cuaca tidak mendukung. (din/dam) Editor : Damianus Bram
#BPBD Sragen #Pohon Talok Ambruk Timpa Pengendara Motor #Pohon Talok Timpa Pelajar