Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

39 Sapi di Sragen Terpapar PMK, Pemkab Tutup Enam Pasar Hewan

Damianus Bram • Senin, 30 Mei 2022 | 01:48 WIB
WASPADA: Penyakit mulut dan kuku mulai menjangkiti sapi-sapi di Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
WASPADA: Penyakit mulut dan kuku mulai menjangkiti sapi-sapi di Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen menutup pasar hewan untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini menjangkiti ternak warga Sragen. Saat ini ada 39 sapi di 10 kecamatan yang telah terpapar PMK.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sragen Rina Wijayanti menyampaikan, selebaran informasi bahwa pasar hewan akan ditutup sejak beberapa hari lalu. Namun kepastian baru akan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen pada Senin (30/5) ini.

”Belum resmi, pemberitahuan diawal biar bakul tidak kecele. Tapi untuk resminya nunggu surat pak Sekda,” jelas Rina, Minggu (29/5).

Rina menjelaskan, pemberitahuan di awal ini agar tidak ada komplain dari pedagang ternak. Lantas rencana ditutupnya pasar hewan mulai Selasa (31/5) sampai Rabu (15/6) mendatang. Butuh masa inkubasi hewan selama 14 hari.

Ada enam pasar hewan yang tutup. Yakni di Nglangon, Sumberlawang, Sukodono, Tanon, dan dua pasar di Sambirejo. Dia menegaskan tidak hanya sapi, tapi seluruh komoditas hewan termasuk kambing. Diharapkan menjelang Idul Adha kondisi hewan sudah sehat.

Berdasarkan penelusuran Jawa Pos Radar Solo, saat ini terjadi penularan wabah PMK dan terdata per Sabtu (28/5) mencapai 39 sapi tersebar di 10 kecamatan. Kasus yang terbanyak yakni Plupuh sejumlah 13 ternak, disusul Miri tujuh ternak, Sidoharjo lima ternak, Karangmalang empat ternak, Tanon tiga ternak, Sumberlawang dan Ngrampal dua ternak. Selanjutnya Jenar, Kalijambe dan Gemolong satu ternak.

Namun demikian, masyarakat diimbau tidak resah. Karena tidak menular ke manusia. Sejauh ini laporan yang sudah sembuh dari jumlah tersebut sebanyak enam ekor. Selain itu ada laporan tiga ternak lainnya dalam progres penyembuhan. ”Laporan terakhir tiga, dalam proses penyembuhan,” bebernya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Pasar Hewan Ditutup #Kasus PMK Sapi #Kasus PMK #Wabah PMK #Disnakan Sragen