Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Warga Sragen Minta Presiden Jokowi Cek Ruas Jalan Batu Jamus-Jambangan

Damianus Bram • Selasa, 9 Mei 2023 | 15:40 WIB
DIKELUHKAN: Kondisi jalan Jambangan-Batujamus perbatasan Kabupaten Sragen-Karanganyar rusak berat, kemarin. Masyarakat berharap segera ada perbaikan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
DIKELUHKAN: Kondisi jalan Jambangan-Batujamus perbatasan Kabupaten Sragen-Karanganyar rusak berat, kemarin. Masyarakat berharap segera ada perbaikan. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
RADARSRAGEN.COM - Aksi Presiden Joko Widodo offroad menggunakan mobil kepresidenan meninjau jalan rusak mendapat reaksi warga. Termasuk warga Sragen yang menunjukkan jalan yang kondisinya rusak berat. Salah satunya ruas Jambangan-Batu Jamus yang merupakan perbatasan Sragen-Karanganyar.

Tokoh masyarakat Kedawung Suyadi Kurniawan menyesalkan akses jalan di Jambangan, perbatasan Sragen-Karanganyar rusak berat. Termasuk yang masuk wilayah Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung.

”Padahal itu akses wisata gara-gara proses pembangunan Waduk Gondang di Kerjo. Jalan rusak tidak ada perbaikan. Kondisinya ngeri banget. Orang mau ke Batu Jamus jadi batal karena jalan rusak parah,” ujarnya.

Suyadi meminta pemerintah segera melakukan perbaikan. Kalau perlu presiden melihat dan lewat secara langsung. Agar segera diperbaiki. ”Jadi biar pemakai jalan nyaman, roda perekonomian lancar. Harapan rakyat itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, akses jalan Jambangan-Batu Jamus ini sangat penting. Apalagi di sekitar ada kerabat dari Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Kemudian ada banyak simpatisan kader anggota DPR RI Paryono. Selain itu, anggota DPRD provinsi dan bupati Sragen juga dari partai yang sama. Dia menilai situasinya selayaknya daerah terisolasi. Menurutnya kondisi jalan rusak karena memang tidak ada perhatian. Padahal akses menuju objek wisata.

”Padahal wis digoleke utangan Rp 150 miliar, jalannya masih rusak,” keluhnya.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Sragen Sri Pambudi menyampaikan selayaknya dari APBD saja minimal Rp 100 miliar per tahun. Belum termasuk upaya dari anggaran pusat dan provinsi.

”Kalau dengan kondisi keuangan yang ada, semestinya bisa. Tapi memang ada tarik ulur kebijakan anggaran,” ujarnya.

Dia menambahkan, beberapa tahun terakhir meminta bupati bisa bermanuver mencari anggaran ke pemerintah pusat maupun provinsi. Agar porsi anggaran untuk perbaikan jalan lebih banyak lagi.

”Bagaimana menggelontorkan anggaran dari pusat untuk Sragen,” ujarnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#presiden jokowi #jalan rusak #Jalan Rusak di Sragen #Ruas Jambangan-Batu Jamus