RADARSOLO.COM – Seorang warga Sidodadi, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Jumadi, 52, tewas akibat tersengat listrik, Senin (15/1).
Berdasarkan data dari Polres Sragen, sejauh ini sudah dua orang meregang nyawa akibat kasus yang sama.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, Jumadi tidak memakai baju saat memperbaiki speaker dan perangkat listrik mengenai badannya.
Awalnya korban tengah memperbaiki speaker di dalam rumah pukul 11.45. Saat itu di rumah hanya ada dia dan istri korban.
Dia hendak mencoba microphone yang diperbaikinya. Namun saat microphone dipegang oleh korban, ujungnya menempel di dada. Akibatnya, korban tersetrum hingga terpental dan langsung tidak sadarkan diri.
Setelah kejadian itu, istri korban bergegas meminta tolong tetangga. Warga yang datang langsung mengecek kondisi korban. Sayangnya, korban sudah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Sragen Iptu Suyana menyampaikan, hasil pemeriksaan yang dilakukan Polsek Sukodono bersama puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
”Korban murni meninggal dunia akibat kecelakaan tersetrum listrik pada saat memperbaiki speaker aktif di rumahnya,” ujarnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam.
Akibat sengatan listrik tersebut, dada sebelah kiri lecet luka bakar. Selain itu ada lecet akibat terjatuh pada pelipis sebelah kiri, Pundak sebelah kiri serta lutut sebelah kiri.
”Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi terhadap jenazah,” terangnya.
Sebelumnya, warga Prampalan, Desa Masaran, Kecamatan Masaran yakni Darmaji, 44, juga mengalami nasib serupa pada Kamis (4/1) sekira pukul 11.00.
Korban yang bekerja sebagai tukang kayu ditemukan dalam keadaan meringkuk di atas mesin tatah.
Warga yang melihat kondisi korban berusaha mengajak komunikasi dan menggerakan tubuh korban. Tetapi korban tetap diam dan tidak merespons.
Kemudian warga sekitar membawa korban ke RSU PKU Muhammadiyah Masaran. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di lengan bagian kanan terkelupas, tangan sebelah kanan terkelupas dan paha kanan dan kiri terkelupas. Sesuai pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena tersengat aliran listrik. (din/adi)
Editor : Damianus Bram