Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sukoharjo Dijanjkan 50 Unit Pikap KDMP, Tapi Yang Datang Cuma Satu

Iwan Kawul
Penulis: Iwan Kawul❯
Satu unit pikap untuk operasional KDMP tiba di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Sukoharjo, Kamis (30/4). (Iwan Kawul/Radar Solo)
Satu unit pikap untuk operasional KDMP tiba di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Sukoharjo, Kamis (30/4). (Iwan Kawul/Radar Solo)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Dukungan terhadap penguatan operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sukoharjo terus dilakukan. Salah satunya bantuan kendaraan operasional berupa mobil pikap dari Agrinas.

Pikap tersebut sudah tiba di Sukoharjo, Kamis (30/4), dan diserahkan di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Sukoharjo.

Penyerahan disaksikan Kasdim 0726/Sukoharjo Mayor Inf Moch Aziz Yuli Anshory, mewakili Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Syahputra.

Advertisement

Informasi dari pihak Agrinas, Sukoharjo digelontor bantuan sekira 50 unit pikap. Namun karena kendala teknis, baru satu unit yang datang.

“Sebenarnya sesuai informasi dari Agrinas, sebelum Duhur hadir kurang lebih 50 unit. Namun karena ada kendala teknis, baru satu unit yang datang. Kami upayakan agar tetap sampai di Sukoharjo, karena acara sudah dijadwalkan,” jelas Aziz.

Advertisement

Aziz menambahkan, kehadiran pikap ini bagian dari dukungan terhadap KDMP di Kota Makmur, yang saat ini telah dibangun 100 persen.

“Saya sebagai Kepala Staf Kodim bersama tamu undangan lainnya, menyaksikan penyerahan kendaraan berupa pikap. Ini adalah bentuk dukungan terhadap Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sukoharjo, yang 100 persen telah selesai pembangunannya,” imbuhnya.

Selain pikap, sebelumnya juga telah dikirim sejumlah perlengkapan lain untuk mendukung operasional KDKMP. Di antaranya rak dan pendingin ruangan (AC).

Namun karena perlengkapan tersebut berupa unit kecil, maka yang diserahkan secara simbolis dalam acara kali ini adalah kendaraan operasional pikap.

“Ada beberapa item kelengkapan KDKMP yang didukung oleh PT APN dan dilaksanakan secara bertahap,” bebernya.

Advertisement
Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Kapan Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Kerja? Nganggur 3 Bulan Usai Pelatihan, Menunggu Tanpa Penghasilan

Kapan Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Kerja? Nganggur 3 Bulan Usai Pelatihan, Menunggu Tanpa Penghasilan

Ia membeberkan bahwa sekitar 80 persen dari total 30 ribu lebih peserta kini terpaksa menganggur usai mengikuti program pelatihan manajer Kopdes Merah Putih

Truk KDMP Dipakai untuk Angkut Tebu, Pemkab Sragen Buka Suara

Truk KDMP Dipakai untuk Angkut Tebu, Pemkab Sragen Buka Suara

Operasional KDMP di Sragen menuai sorotan karena dipakai untuk mengangkut tebu.

Produk Telur KDMP di Sragen Tak Dilirik Mitra MBG, Peternak Lokal Jadi Korban

Produk Telur KDMP di Sragen Tak Dilirik Mitra MBG, Peternak Lokal Jadi Korban

Produk telur KDMP di Kaliwedi, Gondang, Sragen tak dilirik untuk program MBG. Hal itu merugikan peternak lokal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer