Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prajurit TNI Dibekali Pengelolaan Sampah Mandiri

Iwan Kawul
Penulis: Iwan Kawul❯
Prajurit Yonif TP 449 dibekali pengelolaan sampah usai menjalani pelatihan dengan DLH dan Bank Sampah Induk (BSI) Mulur. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Prajurit Yonif TP 449 dibekali pengelolaan sampah usai menjalani pelatihan dengan DLH dan Bank Sampah Induk (BSI) Mulur. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Advertisement

RADARSOLO.COM – Persoalan sampah yang semakin kompleks mendorong berbagai pihak mengambil langkah nyata.

Salah satunya dilakukan Batalyon Infanteri TP 449/Satria Haprabu (Yonif TP 449/SH) Kabupaten Sukoharjo, yang menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo dan Bank Sampah Induk (BSI) Mulur.

Prajurit TNI diedukasi terkait pengelolaan sampah mandiri.

Advertisement

Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di kawasan Marshalling Area Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Jumat (31/7).

Puluhan prajurit tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan sebagai bekal dalam mengelola sampah secara ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

Advertisement

Dalam sosialisasi itu, peserta dikenalkan dengan konsep bank sampah sebagai tempat pengumpulan sampah anorganik yang dapat didaur ulang menggunakan sistem menabung layaknya perbankan.

Selain itu, prajurit juga mendapat materi budidaya maggot yang memanfaatkan sampah organik menjadi pakan alternatif berkadar protein tinggi untuk ikan maupun unggas.

Tak hanya itu, berbagai teknologi sederhana pengolahan sampah turut diperkenalkan, mulai dari pembuatan komposter, biopori, Loseda (Lodong Sesa Dapur), eco enzym, hingga ecobrick untuk memanfaatkan limbah nonorganik.

Pengurus Bank Sampah Induk Mulur, Nisa mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi dalam mengatasi persoalan sampah yang kini menjadi tantangan serius.

"Program ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah yang saat ini semakin serius. Kami berharap para prajurit Yonif TP 449 dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Terima kasih kepada Yonif TP 449 yang telah memberikan kesempatan kepada kami. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat," ujar Nisa.

Advertisement
Editor : Ferry Ardi Susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Lolos Seleksi Sejak 2025, Lima KK Asal Sukoharjo Tak Kunjung Berangkat Transmigrasi

Lolos Seleksi Sejak 2025, Lima KK Asal Sukoharjo Tak Kunjung Berangkat Transmigrasi

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo Setyo Aji Nugroho mengatakan, transmigrasi masih berjalan dengan tujuan untuk pemerataan penduduk.

Kartasura Sukoharjo “Jalur Sutra” Peredaran Narkoba, Bekuk Pengguna Usai Ambil Paket Sabu

Kartasura Sukoharjo “Jalur Sutra” Peredaran Narkoba, Bekuk Pengguna Usai Ambil Paket Sabu

Kasatresnarkoba Polres Sukoharjo AKP Ari Widodo menjelaskan, M ditangkap di Kartasura pada Senin sore (20/7). Saat digeledah, M tebukti membawa satu paket sabu seberat 0,5 gram.

Diperiksa 7 Jam, Plt Bupati Sukoharjo Dicecar 23 Pertanyaan KPK

Diperiksa 7 Jam, Plt Bupati Sukoharjo Dicecar 23 Pertanyaan KPK

Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo diperiksa KPK selama tujuh jam. Penyidik melontarkan 23 pertanyaan dan meminta dua surat keputusan terkait jabatannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer