Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pengurus RT Jadi Tim Tracer, Rumah Warga Isoman Dipasangi Pamflet

Syahaamah Fikria • Rabu, 23 Juni 2021 | 02:01 WIB
MUDAHKAN PENDATAAN: Lurah Gayam Havid Danang (tengah) dampingi tim tracer tempelkan pamflet di rumah warga yang menjalani isolasi mandiri belum lama ini. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
MUDAHKAN PENDATAAN: Lurah Gayam Havid Danang (tengah) dampingi tim tracer tempelkan pamflet di rumah warga yang menjalani isolasi mandiri belum lama ini. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
SUKOHARJO – Pemerintah pusat hingga tingkat RT bahu-membahu menanggulangi penyebaran Covid-19. Seperti dilakukan Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo Kota dengan membentuk tim tracer untuk mempercepat pelacakan pasien Covid-19 dan kontak eratnya.

Tim tracer melibatkan pengurus 43 RT di Kelurahan Gayam. “Hari ini kami bekali dengan pelatihan. Menghadirkan lima perwakilan pengurus RT, sisanya melalui daring,” terang Lurah Gayam Havid Danang, Selasa (22/6).

Tim tracer dibentuk menyusul peningkatan kasus Covid-19 di Kelurahan Gayam. Mereka bertugas mendata warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19, suspek, maupun kontak erat.

Rumah warga yang dipastikan positif Covid-19 dipasangi pamflet bertuliskan Keluarga Ini Sedang Isolasi Mandiri dilengkapi jadwal isolasi mandiri.

“Kami sengaja melibatkan RT karena yang tahu persis kondisi warganya. Jadi, ketua RT memiliki peran penting dalam melakukan pelacakan yang hasilnya dilaporkan ke satgas Covid-19 tingkat kelurahan,” ujar Havid.

Setiap RT diberikan blangko tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berisi nama pasien, nomor handphone, jenis swab, tanggal dan tempat swab, keluhan pasien, dan juga data kontak eratnya.

Blangko tersebut diletakkan di teras rumah dan diisi secara mandiri oleh pasien bersangkutan dengan dipandu ketua RT secara virtual. Rampung diisi, blangko difoto dan dikirimkan via aplikasi WhatsApp kepada tim tracer untuk didata.

Untuk jumlah kasus Covid-19 di Kelurahan Gayam, Havid menyebut sebanyak 16 kasus aktif. Dua orang rawat inap di fasilitas kesehatan, sisanya menjalani isolasi mandiri. Sementara akumulasi kasus positif Covid-19 di kelurahan setempat sebanyak 222 kasus. Dari jumlah itu, 11 orang meninggal dunia.

"Kasus positif Covid-19 di Kelurahan Gayam terus naik. Hari ini ada 50 warga yang swab PCR di puskesmas karena merupakan kontak erat pasien positif Corona,” jelas mantan pelaksana tugas (Plt) camat Sukoharjo Kota ini. (kwl/wa/ria)

  Editor : Syahaamah Fikria
#covid-19 sukoharjo #pamflet #rumah warga isolasi mandiri #tim tracer covid