Itu disampaikan Etik usai melakukan gerakan penghijauan dan bersih-bersih daerah aliran sungai (DAS) di Bendungan Siluwur, Tegalsari, Weru, Sukoharjo, Sabtu (28/1/2023).
"Yen tol, Etik ora setuju. (Kalau dibangun tol, Etik tidak setuju). Kita juga belum diajak rapat," ujar Etik.
Menurut bupati, jika dibangun tol, maka otomatis tidak ada pengembangan untuk sektor lainnya. UMKM tidak jalan, ekonomi tidak jalan. Tetapi ketika dibangun jalan ringroad, semua kendaraan bisa masuk.
"Nek (kalau) tol hanya tertentu (yang bisa mengaksesnya) karena kita kenanya (dampaknya) banyak. Yo ora gelem nek ora diajak rapat terus diputuskan, nek rakyatku demo, sing di demo kan aku (Ya tidak benar kalau tidak diajak rapat terus diputuskan. Kalau rakyat demo, yang didemo saya)," ujar Etik.
- Tetapi jika pembangunan diubah menjadi jalan ringroad, Etik memastikan mendukung. Mengingat semua kendaraan bisa masuk. (kwl/wa)