Tampak hadir dalam kegiatan ini peserta dari berbagai kecamatan dan lapisan masyarakat yang tergabung dalam Relawan Sahabat Kharis Kabupaten Sukoharjo.
”115 tahun yang lalu dari hari ini, tepatnya 20 Mei 1908 adalah hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sehingga setiap 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas),” ungkap Kharis.
Anggota MPR RI asal daerah pemilihan Jawa Tengah V ini menambahkan, harkitnas merupakan pertanda bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa serta berusaha mengolaborasi semangat itu dalam gerakan bersama melalui sebuah organisasi. Harkitnas juga merupakan titik awal munculnya semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk menuju kemerdekaan. Jika sebelumnya perjuangan lebih bersifat kedaerahan dan mengandalkan perlawanan secara fisik, dengan kebangkitan nasional itu, mengubah menjadi perjuangan berskala nasional dan menggunakan pula upaya-upaya diplomatis.
Kharis meminta agar semua elemen bangsa berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah kebangkitan bangsa Indonesia ini untuk bangkit bersama menghadapi semua tantangan ke depan sebagai sebuah bangsa.
”Mari kita internalisasi, kemudian terus kita pompakan semangat kebangkitan yang telah diwariskan oleh founding fathers untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta untuk kemajuan bangsa,” jelas Kharis.
Kharis berharap agar setiap warga bangsa membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik, karena tantangan kedepan semakin besar. Kemajemukan masyarakat, serta perkembangan teknologi yang memunculkan beragam berita hoaks menjadi tantangan tersendiri saat ini. Jika tidak disikapi dengan kedewasaan berfikir, sering kali menimbulkan permasalahan hingga perpecahan dikalangan masyarakat yang bisa saja berujung pada stabilitas dan ketahanan nasional.
”Mau tidak mau, kita harus kembali kepada Pancasila, agar nilai – nilai luhur Pancasila itu tidak tergerus oleh perkembangan teknologi yang cukup pesat, dimana berita- berita yang belum tentu benar berkembang terus di era digital seperti ini. Nilai-nilai Luhur Pancasila yang melahirkan semangat persatuan, semangat kebersamaan, semangat cinta bangsa dan Negara merupakan benteng yang kokoh dalam mengatasi perpecahan dan disintegrasi bangsa termasuk yang disebabkan oleh hadirnya berita-berita yang tidak benar yang beredar di sekitar kita,” tandasnya. (*/adi) Editor : Damianus Bram