RADARSUKOHARJO.COM – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Sukoharjo bersama SOLOPEDULI menggelar khitanan massal, kemarin (21/12).
Kegiatan sosial ini diselenggarakan di kantor YBM PLN ULP Grogol. Diikuti 31 anak duafa dengan rentang usia 7-11 tahun.
Acara dihadiri Manajer PLN UP3 Sukoharjo sekaligus Pembina YBM PLN UP3 Sukoharjo Aryta Wulandari beserta jajarannya. Kemudian Kepala Charity SOLOPEDULI Soni Raharjo, serta kepala Desa Grogol dan jajaran.
Harapannya acara ini dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani peserta, sekaligus membantu anak-anak duafa dan yatim kurang mampu untuk melaksanakan kewajibannya.
“Terima kasih kepada YBM PLN UP3 Sukoharjo. Alhamdulillah acara khitanan masal dapat terlaksana. Program ini sesuai sasaran SOLOPEDULI untuk membantu memaslahatkan umat, terutama anak-anak duafa. Semoga nanti akan terjalin kerja sama dan kolaborasi di program lainya,” ucap Kepala Charity SOLOPEDULI Soni Raharjo.
YBM PLN UP3 Sukoharjo berharap, peserta khitan massal sehat jasmani dan rohaninya setelah mengikuti acara ini.
Karena setiap anjuran dalam agama Islam, jika dilaksanakan dengan taat, pasti akan membawa manfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SOLOPEDULI yang telah bekerja sama. Dan kami yakin kerja sama ini akan terus berlanjut di berbagai agenda mendatang,” sambung Aryta Wulandari.
Setelah sambutan, dilanjutkan penyerahan moke-up program khitanan massal dari Aryta Wulandari ke Soni Raharjo.
Diikuti sesi foto bersama peserta, sekaligus pembagian sarung. Proses khitan dilakukan tim medis dokter dan perawat dari Klinik Ummat SOLOPEDULI. Didukung tim SOLOPEDULI Pusat dan Cabang Sukoharjo.
Sebanyak tiga bilik disiapkan untuk khitanan. Sedangkan peserta lainnya yang menunggu giliran, dapat menonton kartun Islami yang disediakan panitia. Saat ditanya kesan-kesannya, mayoritas mengaku takut dan deg-degan.
Namun setelah menjalani khitan, perasaan mereka berubah menjadi lega. Meski tetap merasakan sedikit ketidaknyamanan.
Setelah selesai acara, mereka pulang dengan membawa bingkisan makanan dan uang saku. Sebagai bentuk dukungan dari YBM PLN dan SOLOPEDULI. (kwl/fer)
Editor : Damianus Bram