RADARSOLO.COM – Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo (Distankan) kembali mengintensifkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menerjunkan 10 tim yang bergerak secara terjadwal di sentra-sentra peternakan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya akselerasi pengendalian PMK yang hingga kini masih bisa dikendalikan, namun belum sepenuhnya bebas.
Kepala Distankan Sukoharjo Bagas Windaryatno saat dikonfirmasi Senin (9/2), mengatakan vaksinasi menyasar seluruh ternak rentan PMK, meliputi sapi, kerbau, kambing, domba, hingga babi.
“Hari ini kami melakukan kegiatan vaksinasi PMK di wilayah Kabupaten Sukoharjo, dengan menerjunkan sebanyak 10 tim yang bergerak secara terjadwal di sentra-sentra ternak sapi, kambing, dan domba,” ujar Bagas.
Untuk 2026 ini, Distankan menargetkan bantuan vaksin dari Kementerian Pertanian sebanyak 16.000 dosis. Vaksin tersebut akan digunakan untuk membangun kekebalan ternak agar terhindar dari penularan PMK.
“Sebanyak 16.000 dosis vaksin ini akan kami gunakan untuk memberikan kekebalan kepada ternak sapi, kambing, dan domba agar terbebas dari penyakit PMK,” jelasnya.
Bagas menegaskan, meski kondisi PMK di Sukoharjo saat ini masih dalam tahap terkendali, langkah percepatan tetap diperlukan agar target bebas PMK dapat tercapai.
“Saat ini PMK di Sukoharjo bisa dikendalikan, tapi belum bebas PMK. Maka diperlukan langkah akselerasi,” tegasnya.
Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor. Distankan menggandeng Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sukoharjo dengan membentuk 10 tim terpadu yang terdiri dari medik veteriner, paramedik veteriner, inseminator, serta didukung Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
“Dengan mengoptimalkan sumber daya dan waktu yang ada, kami melaksanakan kolaborasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder, mulai dari organisasi profesi, perangkat daerah, camat, kepala desa, hingga kelompok ternak di Kabupaten Sukoharjo,” imbuhnya.
Bagas menegaskan seluruh ternak yang rentan terhadap PMK di Sukoharjo wajib mendapatkan vaksinasi sebagai langkah perlindungan menyeluruh.
“Semua ternak rentan PMK di Kabupaten Sukoharjo wajib divaksinasi PMK,” pungkasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto