Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam di Irigasi Dam Colo Timur, Ditemukan Di Area Sipon Atau Saringan, Teman Korban Syok

Iwan Kawul • Kamis, 5 Maret 2026 | 18:26 WIB

 

Proses pencarian korban terseret arus arus saluran irigasi Dam Colo Timur, Desa Kenokorejo, Polokarto, Sukoharjo, Kamis (5/3).
Proses pencarian korban terseret arus arus saluran irigasi Dam Colo Timur, Desa Kenokorejo, Polokarto, Sukoharjo, Kamis (5/3).

RADARSOLO.COM – S, 8, siswa SD yang terseret arus saluran irigasi Dam Colo Timur, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo ditemukan meninggal dunia, Kamis (5/3).

Korban ditemukan di area sipon atau saringan saluran irigasi sekira pukul 15.45.

Korban yang merupakan warga Dusun Serut RT 01 RW 02, Desa Kenokorejo, dilaporkan hanyut saat bermain air bersama temannya sekira pukul 13.00.

Wakil Komandan SAR Sukoharjo Muhklis menjelasjan, korban tim SAR gabungan setelah penyisiran sepanjang aliran sungai dari titik awal kejadian.

“Korban akhirnya ditemukan di sipon atau saringan saluran irigasi dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut Muhklis, jarak lokasi penemuan dengan titik awal korban terakhir terlihat sekira 1,5 kilometer (km).

“Jarak sipon dengan lokasi anak terakhir terlihat terjun ke sungai sekitar 1,5 kilometer. Kemungkinan korban terbawa arus hingga tersangkut di saringan tersebut,” bebernya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan menerima laporan dua anak bermain di saluran irigasi. Namun salah seorang anak tidak bisa berenang, sehingga hanyut terbawa arus.

Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan membagi beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

SRU darat ditempatkan di sejumlah pintu air, sementara SRU air melakukan penyisiran menggunakan pelampung di sepanjang aliran sungai.

Tim juga menurunkan SRU selam karena di beberapa titik saluran irigasi terdapat kedung yang cukup dalam.

Dalam proses pencarian tersebut, sekitar 23 hingga 30 personel SAR gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Kantor SAR Solo, BPBD Kabupaten Sukoharjo, Polsek Polokarto, serta dibantu masyarakat sekitar.

Sementara itu, Saiman, orang tua salah satu anak yang berada di lokasi kejadian, mengaku tidak mengetahui jika anaknya pergi bermain ke sungai.

“Anak saya tidak pamit. Saya tidak tahu kalau ke sungai,” ujarnya.

Ia menjelaskan setelah adzan Duhur, anaknya sempat pulang ke rumah. Namun 15 menit kemudian keluar lagi, hingga akhirnya muncul kabar bahwa ada anak hanyut.

Menurutnya, anaknya sempat berusaha menolong korban, namun tidak berhasil.

Ia mengaku menjemput anaknya yang masih syok setelah menyaksikan kejadian tersebut.

“Saya bopong pulang karena masih trauma di pinggir sungai,” ungkapnya.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Dam Colo #irigasi dam colo timur #bocah tenggelam dam colo timur #Dam Colo Timur