23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Marak Oli Palsu Yamalube, Cek Keasliannya

RADARSOLO.ID-Pepatah ada gula ada semut agaknya sangat pas disematkan kepada bisnis oli. Seiring dengan tingginya pemakaian sepeda motor sebagai moda transportasi, maka tentu sangat tinggi pula kebutuhan pemakaian oli. Maka tidaklah mengherankan apabila akhir-akhir cukup banyak beredar oli yang dipalsukan, termasuk oli Yamalube dari Yamaha.

Diketahui, pada Oktober 2022, Polda Jateng menggerebek sindikat pemalsuan oli, baik oli Yamalube maupun merek lain. Yang cukup mencengangkan, dalam satu hari, sindikat ini bisa menghasilkan 3.000 botol oli palsu.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, oli palsu tersebut juga dijual secara online di seluruh Indonesia dengan pasar terbanyak di Jawa Tengah dan Kalimantan.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Rosyid Hartanto mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli produk oli.

“Untuk yang asli kemasan botolnya lebih rapi. Sekatnya lebih rapi dibanding kemasan yang palsu. Yang palsu plastik (kemasan) tidak solid dan tidak rapi. Perbedaan juga tampak pada warna cairan oli di dalam kemasan. Oli asli mempunyai warna yang lebih terang saat diterawang melalui cahaya, sementara yang palsu lebih pekat dan keruh,” tutur Rosyid.

Oli merek Yamalube yang dikeluarkan oleh pabrikan Yamaha memang cukup banyak dipalsukan. Karena itu,  konsumen diminta senantiasa berhati-hati dan teliti saat membeli oli.

Konsumen harus lebih teliti dalam membeli oli Yamalube. Salah satu cara untuk melakukan pengecekan apakah oli Yamalube tersebut asli atau palsu adalah dengan cara scan pada barcode yang ada di balik Label oli Yamalube.

Sobek labelnya dan scan barcodenya. Apabila oli Yamalube tersebut asli, maka hasil scan yang didapatkan adalah KODE VALIDASI BERHASIL. Setelah itu Klik ambil point dan masukkan data pribadi.

Keberadaan oli palsu tersebut jelas merugikan konsumen, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian yang dialami konsumen secara tidak langsung adalah kondisi mesin sepeda motor Yamaha yang akan menemui kendala di kemudian hari karena penggunaan oli palsu tersebut.

“Karena itu kami senantiasa menyarakan agar konsumen menggunakan jaringan atau bengkel resmi Yamaha untuk melakukan perawatan sepeda motor Yamaha,” terang manajemen PT YIMM. (*/wa)

RADARSOLO.ID-Pepatah ada gula ada semut agaknya sangat pas disematkan kepada bisnis oli. Seiring dengan tingginya pemakaian sepeda motor sebagai moda transportasi, maka tentu sangat tinggi pula kebutuhan pemakaian oli. Maka tidaklah mengherankan apabila akhir-akhir cukup banyak beredar oli yang dipalsukan, termasuk oli Yamalube dari Yamaha.

Diketahui, pada Oktober 2022, Polda Jateng menggerebek sindikat pemalsuan oli, baik oli Yamalube maupun merek lain. Yang cukup mencengangkan, dalam satu hari, sindikat ini bisa menghasilkan 3.000 botol oli palsu.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, oli palsu tersebut juga dijual secara online di seluruh Indonesia dengan pasar terbanyak di Jawa Tengah dan Kalimantan.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Rosyid Hartanto mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli produk oli.

“Untuk yang asli kemasan botolnya lebih rapi. Sekatnya lebih rapi dibanding kemasan yang palsu. Yang palsu plastik (kemasan) tidak solid dan tidak rapi. Perbedaan juga tampak pada warna cairan oli di dalam kemasan. Oli asli mempunyai warna yang lebih terang saat diterawang melalui cahaya, sementara yang palsu lebih pekat dan keruh,” tutur Rosyid.

Oli merek Yamalube yang dikeluarkan oleh pabrikan Yamaha memang cukup banyak dipalsukan. Karena itu,  konsumen diminta senantiasa berhati-hati dan teliti saat membeli oli.

Konsumen harus lebih teliti dalam membeli oli Yamalube. Salah satu cara untuk melakukan pengecekan apakah oli Yamalube tersebut asli atau palsu adalah dengan cara scan pada barcode yang ada di balik Label oli Yamalube.

Sobek labelnya dan scan barcodenya. Apabila oli Yamalube tersebut asli, maka hasil scan yang didapatkan adalah KODE VALIDASI BERHASIL. Setelah itu Klik ambil point dan masukkan data pribadi.

Keberadaan oli palsu tersebut jelas merugikan konsumen, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian yang dialami konsumen secara tidak langsung adalah kondisi mesin sepeda motor Yamaha yang akan menemui kendala di kemudian hari karena penggunaan oli palsu tersebut.

“Karena itu kami senantiasa menyarakan agar konsumen menggunakan jaringan atau bengkel resmi Yamaha untuk melakukan perawatan sepeda motor Yamaha,” terang manajemen PT YIMM. (*/wa)

Populer

Berita Terbaru

spot_img