alexametrics
31.4 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022
HomeTekno & OtoOtomotifAwas Jangan Nyalakan Motor setelah Terendam Banjir, Ini Langkah yang Tepat

Awas Jangan Nyalakan Motor setelah Terendam Banjir, Ini Langkah yang Tepat

-

SEMARANG – Banjir rob dengan ketinggian 1,5 meter yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang Utara pada Senin (23/5), tak hanya merendam rumah warga. Harta benda hingga kendaraan bermotor milik warga sekitar pun ikut terendam banjir.

Banjir yang merendam motor menyebabkan air menekan dan mengisi semua celah ruang yang ada di dalam sepeda motor. Bahkan masuk ke rongga-rongganya hingga meresap ke semua media yang memiliki pori-pori.

Padahal, motor yang digunakan sehari-hari tidak didesain untuk tahan terendam banjir. Selain kandungan air, banjir juga membawa kotoran dalam bentuk partikel yang halus hingga kasar serta zat lain dari permukaan lingkungan yang dilaluinya.

Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto mengatakan, cara perawatan motor yang terendam air tergantung dari seberapa tinggi air merendam motor. Sebab, hal tersebut menjadi patokan, apa saja dari motor yang perlu diperiksa. Selain itu, komponen yang terendam itu seluruhnya harus dikeringkan, dibersihkan, diperiksa, diperbaiki dan diganti jika perlu.

“Jika motor habis terendam banjir, bikers harus tetap tenang dan tidak memutar kunci kontak ke arah ON, karena kemungkinan besar dapat menyebabkan rusak ECM/ECU (Eletronic Control Module/Eletronic Control Unit). Dan tidak menyalakan mesin dengan mengengkol stater kaki. Perlu diketahui bahwa air keran, air hujan, dan air laut memiliki sifat konduktor yaitu penghantar listrik,” tutur Oke.

Komponen elemen di dalam kelistrikan akan mengalami korsleting karena hubungan arus listrik yang tidak terkendali. Selain itu, air memiliki sifat melarutkan sehingga cairan pendingin, cairan pelumas mesin, dan transmisi yang terpisah akan berpotensi berubah dan kotor.

Efek lain yang ditimbulkan yakni permukaan yang terkena air kotor teroksidasi udara akan muncul korosi. Motor yang terendam air laut akan sangat parah dampak karatnya. Karat inilah yang merusak karena menurunkan kualitas mutu material atau logam.

Setelah motor terendam banjir air hujan atau rob, sebaiknya segera konsultasikan ke bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan yang lebih detail memahami dampak kerusakannya. Bikers bisa datang langsung ke AHASS karena AHASS memiliki standart penanganan dan peralatan yang lengkap, didukung mekanik yang tersertifikasi sehingga sangat berkompeten dalam melakukan pengecekan secara menyeluruh.

“Penanganan yang sekadarnya atau seadanya akan berpotensi mencapai kerusakan yang lebih besar setelah motor digunakan. Partikel air kotor dan larutan yang dikandung di dalamnya terjebak dalam komponen kelistrikan yang paling dikhawatirkan. Jalan terbaik #Cari_Aman adalah serahkan ke bengkel resmi yang merupakan ahlinya,” papar Oke. (*/ria)

 

Berita Terbaru

/