alexametrics
29 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022

Ini Empat Kesalahan yang Bikin Baterai HP Bocor, Apa saja?

RADARSOLO.ID – Kondisi handphone (HP) dengan baterai penuh terisi sampai 100 persen adalah hal yang paling membuat tenang karena pengguna bisa leluasa beraktivitas tanpa khawatir kehabisan daya.

Sayangnya, hal-hal sepele bisa menyebabkan baterai HP bocor. Akibatnya, baterai HP cepat habis (drop) meski sudah diisi ulang atau dicas penuh 100 persen.

Samsung Electronics Indonesia, dalam siaran pers, Sabtu (18/6), menjelaskan, ada empat kebiasaan buruk yang menyebabkan baterai HP bocor. Apa saja?

1. Kesalahan saat mengecas (mengisi daya)

Satu kebiasaan buruk yang jelas bisa merusak baterai adalah menggunakan HP saat sedang diisi daya. Aktivitas ini bisa membuat perangkat panas. Jika dilakukan terus menerus bisa menyebabkan baterai rusak.

Ketika HP sedang dicas, sebaiknya hanya digunakan jika memang mendesak. Jika tidak sabar menunggu HP yang dicas, pilih ponsel yang memiliki teknologi pengisian daya cepat (fast charging).

Samsung juga melihat, mengisi daya sampai 100 persen adalah kurang tepat, tidak baik bagi usia baterai. Ia menyarankan mengisi daya ketika baterai HP berada di angka 30 persen dan berhenti di kisaran 80 sampai 85 persen.

Beberapa HP dilengkapi dengan fitur proteksi, yaitu membatasi pengisian daya hanya sampai 85 persen. Pada HP Samsung misalnya, coba klik Battery and Device Care di setelan, kemudian pilih “more battery settings”.

Nyalakan fitur “protect battery” untuk membatasi pengisian daya sampai 85 persen.

2. Pasang aplikasi sembarangan

Berhati-hati memasang aplikasi rupanya bukan soal keamanan data saja, namun juga kinerja HP. Unduh aplikasi hanya dari tempat yang resmi. Karena aplikasi tidak resmi bisa saja memiliki fitur yang bisa menyedot daya baterai.

Untuk menghemat baterai, nyalakan fitur Power Saving untuk menghemat konsumsi baterai dan Adaptive Battery supaya perangkat bisa menyesuaikan konsumsi daya dengan pola penggunaan.

Secara berkala, bersihkan juga RAM dan ruang penyimpanan supaya kerja HP tidak melambat.

3. Membuka banyak aplikasi

Menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, meskipun HP mendukung multitugas, bisa membuat baterai cepat habis karena banyak mengonsumsi daya.

Cek dan tutup aplikasi yang tidak digunakan melalui task manager. Cek juga aplikasi apa saja yang berjalan di belakang tidak terlihat di tampilan HP (background).

Buka Battery and Device Care, kemudian pilih “battery” dan “background usage limit” untuk menonaktifkan aplikasi yang jarang dipakai. Pilih “put unused to sleep” untuk aplikasi yang jarang dipakai.

4. Tidak pakai dark mode

Mode gelap atau dark mode adalah andalan untuk menghemat daya baterai, terutama pada ponsel layar AMOLED. Ketika menampilkan warna hitam, layar AMOLED akan mematikan piksel sehingga konsumsi daya dari layar berkurang. (Antara)

RADARSOLO.ID – Kondisi handphone (HP) dengan baterai penuh terisi sampai 100 persen adalah hal yang paling membuat tenang karena pengguna bisa leluasa beraktivitas tanpa khawatir kehabisan daya.

Sayangnya, hal-hal sepele bisa menyebabkan baterai HP bocor. Akibatnya, baterai HP cepat habis (drop) meski sudah diisi ulang atau dicas penuh 100 persen.

Samsung Electronics Indonesia, dalam siaran pers, Sabtu (18/6), menjelaskan, ada empat kebiasaan buruk yang menyebabkan baterai HP bocor. Apa saja?

1. Kesalahan saat mengecas (mengisi daya)

Satu kebiasaan buruk yang jelas bisa merusak baterai adalah menggunakan HP saat sedang diisi daya. Aktivitas ini bisa membuat perangkat panas. Jika dilakukan terus menerus bisa menyebabkan baterai rusak.

Ketika HP sedang dicas, sebaiknya hanya digunakan jika memang mendesak. Jika tidak sabar menunggu HP yang dicas, pilih ponsel yang memiliki teknologi pengisian daya cepat (fast charging).

Samsung juga melihat, mengisi daya sampai 100 persen adalah kurang tepat, tidak baik bagi usia baterai. Ia menyarankan mengisi daya ketika baterai HP berada di angka 30 persen dan berhenti di kisaran 80 sampai 85 persen.

Beberapa HP dilengkapi dengan fitur proteksi, yaitu membatasi pengisian daya hanya sampai 85 persen. Pada HP Samsung misalnya, coba klik Battery and Device Care di setelan, kemudian pilih “more battery settings”.

Nyalakan fitur “protect battery” untuk membatasi pengisian daya sampai 85 persen.

2. Pasang aplikasi sembarangan

Berhati-hati memasang aplikasi rupanya bukan soal keamanan data saja, namun juga kinerja HP. Unduh aplikasi hanya dari tempat yang resmi. Karena aplikasi tidak resmi bisa saja memiliki fitur yang bisa menyedot daya baterai.

Untuk menghemat baterai, nyalakan fitur Power Saving untuk menghemat konsumsi baterai dan Adaptive Battery supaya perangkat bisa menyesuaikan konsumsi daya dengan pola penggunaan.

Secara berkala, bersihkan juga RAM dan ruang penyimpanan supaya kerja HP tidak melambat.

3. Membuka banyak aplikasi

Menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, meskipun HP mendukung multitugas, bisa membuat baterai cepat habis karena banyak mengonsumsi daya.

Cek dan tutup aplikasi yang tidak digunakan melalui task manager. Cek juga aplikasi apa saja yang berjalan di belakang tidak terlihat di tampilan HP (background).

Buka Battery and Device Care, kemudian pilih “battery” dan “background usage limit” untuk menonaktifkan aplikasi yang jarang dipakai. Pilih “put unused to sleep” untuk aplikasi yang jarang dipakai.

4. Tidak pakai dark mode

Mode gelap atau dark mode adalah andalan untuk menghemat daya baterai, terutama pada ponsel layar AMOLED. Ketika menampilkan warna hitam, layar AMOLED akan mematikan piksel sehingga konsumsi daya dari layar berkurang. (Antara)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/