alexametrics
23.4 C
Surakarta
Friday, 8 July 2022

Nikmati Matahari Terbit hingga Hamparan Bintang di Seger Nusantara

Meski masih di tengah suasana pandemi, cukup banyak objek wisata baru yang bermunculan di wilayah Jatim. Salah satunya, destinasi berkonsep outdoor di lingkungan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Jember.

SUASANA alami begitu terasa di kawasan objek wisata Seger Nusantara yang belum lama berdiri itu. Angin yang berembus sepoi-sepoi membawa kesejukan tersendiri bagi mereka yang berada di sana.

Hamparan rerumputan luas yang tertata begitu rapi dan kawasan perbukitan yang dipadu dengan warna langit yang biru menambah kesegaran mata yang memandang.

Belum lagi sejumlah bangunan berbahan dasar kayu serta aneka wahana bernuansa alam yang membuat suasana di objek wisata itu begitu alami. Sangat cocok bagi para wisatawan yang ingin menikmati sensasi berkemah di tengah-tengah alam.

Ya, sesuai dengan namanya, Seger Nusantara, destinasi tersebut memang menawarkan kesegaran khas alam yang disediakan bagi para traveler yang ingin berkamping.

’’Para pengunjung yang berkemah diberi kebebasan. Bisa membawa peralatan sendiri atau menggunakan perangkat yang sudah kami sediakan di sini,’’ kata Direktur Utama Seger Nusantara Lina Mariantika.

Objek wisata yang satu itu memang tergolong baru. Dibuka pada awal 2021. Selain cocok jadi destinasi para wisatawan yang ingin berkemah, Seger Nusantara mengusung tema agroeduwisata.

Tidak sulit mengunjungi destinasi tersebut. Dari pusat kota Jember, hanya berjarak tak sampai 8 kilometer. Akses menuju ke sana juga cukup representatif. Bisa dilalui kendaraan roda empat juga.

Dengan menerapkan konsep outdoor, para pengunjung sudah bisa menikmati suasana alam begitu tiba di objek wisata tersebut. Hamparan padang rumput langsung memberikan ’’sambutan”.

Saat berada di kawasan objek wisata itu, pengunjung bakal menikmati lebih banyak suguhan khas alam. Salah satu yang jadi unggulan adalah pemandangan matahari terbit atau terbenam dari kawasan bukit.

Selain itu, ada satu lagi momen yang cukup ditunggu-tunggu para pengunjung di sana. Yakni, menyaksikan pemandangan bulan purnama dan hamparan bintang-bintang saat malam. Namun, momen tersebut cukup langka. Sebab, hanya bisa dinikmati pada waktu-waktu tertentu.

Selain itu, di sana para pengunjung bisa meluangkan waktu untuk berolahraga. Baik jalan kaki, joging, maupun bersepeda. ’’Mereka bisa mengelilingi salah satu bukit di sini,’’ lanjutnya.

Ada juga sejumlah wahana permainan rintangan yang bisa digunakan anak-anak maupun orang dewasa untuk berolahraga. Rata-rata terbuat dari kayu wooden hill. ’’Objek ini masih akan terus dikembangkan. Agar bisa jadi destinasi bagi masyarakat yang sejenak ingin me-refresh tubuh setelah lelah beraktivitas. Sekaligus sebagai objek wisata yang concern dalam merawat alam,’’ pungkasnya.

Tantangan Besarnya, Merawat Alam

BAGI yang ingin berkunjung ke Seger Nusantara di Lingkungan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, masyarakat Jember dan sekitarnya tidak perlu bingung. Sebab, jaraknya hanya 30 menit dari pusat Kota Jember.

Ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilalui. Pertama, melalui

Jalan Borobudur, Lingkungan Sumber Dandang, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari. Tepatnya di timur Terminal Pakusari. Kedua, melewati Jalan Pangandaran, Lingkungan Plinggan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Demi kenyamanan dan kelestarian destinasi wisata tersebut, ada sejumlah aturan yang dibuat pengelola. Salah satunya, kewajiban para pengunjung untuk memarkir kendaraan di lokasi yang sudah ditetapkan. Lalu, berjalan kaki menuju lokasi. ”Mengapa demikian? Selain keamanan dan kenyamanan, tentunya akan membuat pengunjung semakin menikmati wisata berbasis alam ini,” kata Direktur Utama Seger Nusantara Lina Mariantika.

Sebab, kata Lina, berkunjung ke Seger Nusantara akan lebih terasa nikmat jika para pengunjung benar-benar menyatu dengan alam. Meski begitu, para pengunjung masih diperbolehkan untuk menggunakan sepeda. ”Boleh juga menggunakan kendaraan asalkan bersama balita dan lansia,” terang warga kelahiran Malang tersebut.

Selain itu, ada satu lagi aturan yang benar-benar berusaha diterapkan pengelola. Yakni, mengimbau para pengunjung yang datang untuk menjaga alam di wisata itu sebaik-baiknya. Misalnya, tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga lingkungan. Sebab, salah satu tantangan terbesar untuk memaksimalkan potensi di Seger Nusantara adalah merawat kebersihan dan kealamian kawasan tersebut.

SEKILAS TENTANG SEGER NUSANTARA, JEMBER

– Terletak di kawasan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari.

– Mengusung tema wisata alam dan agroedu wisata.

SEJUMLAH KEUNGGULAN-FASILITAS YANG TERSEDIA:

– Hamparan padang rumput yang tertata rapi

– sebagai tempat yang cocok untuk berkemah.

– Bangunan penunjang berbahan dasar kayu.

– Wahana permainan dari kayu wooden stock.

Meski masih di tengah suasana pandemi, cukup banyak objek wisata baru yang bermunculan di wilayah Jatim. Salah satunya, destinasi berkonsep outdoor di lingkungan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Jember.

SUASANA alami begitu terasa di kawasan objek wisata Seger Nusantara yang belum lama berdiri itu. Angin yang berembus sepoi-sepoi membawa kesejukan tersendiri bagi mereka yang berada di sana.

Hamparan rerumputan luas yang tertata begitu rapi dan kawasan perbukitan yang dipadu dengan warna langit yang biru menambah kesegaran mata yang memandang.

Belum lagi sejumlah bangunan berbahan dasar kayu serta aneka wahana bernuansa alam yang membuat suasana di objek wisata itu begitu alami. Sangat cocok bagi para wisatawan yang ingin menikmati sensasi berkemah di tengah-tengah alam.

Ya, sesuai dengan namanya, Seger Nusantara, destinasi tersebut memang menawarkan kesegaran khas alam yang disediakan bagi para traveler yang ingin berkamping.

’’Para pengunjung yang berkemah diberi kebebasan. Bisa membawa peralatan sendiri atau menggunakan perangkat yang sudah kami sediakan di sini,’’ kata Direktur Utama Seger Nusantara Lina Mariantika.

Objek wisata yang satu itu memang tergolong baru. Dibuka pada awal 2021. Selain cocok jadi destinasi para wisatawan yang ingin berkemah, Seger Nusantara mengusung tema agroeduwisata.

Tidak sulit mengunjungi destinasi tersebut. Dari pusat kota Jember, hanya berjarak tak sampai 8 kilometer. Akses menuju ke sana juga cukup representatif. Bisa dilalui kendaraan roda empat juga.

Dengan menerapkan konsep outdoor, para pengunjung sudah bisa menikmati suasana alam begitu tiba di objek wisata tersebut. Hamparan padang rumput langsung memberikan ’’sambutan”.

Saat berada di kawasan objek wisata itu, pengunjung bakal menikmati lebih banyak suguhan khas alam. Salah satu yang jadi unggulan adalah pemandangan matahari terbit atau terbenam dari kawasan bukit.

Selain itu, ada satu lagi momen yang cukup ditunggu-tunggu para pengunjung di sana. Yakni, menyaksikan pemandangan bulan purnama dan hamparan bintang-bintang saat malam. Namun, momen tersebut cukup langka. Sebab, hanya bisa dinikmati pada waktu-waktu tertentu.

Selain itu, di sana para pengunjung bisa meluangkan waktu untuk berolahraga. Baik jalan kaki, joging, maupun bersepeda. ’’Mereka bisa mengelilingi salah satu bukit di sini,’’ lanjutnya.

Ada juga sejumlah wahana permainan rintangan yang bisa digunakan anak-anak maupun orang dewasa untuk berolahraga. Rata-rata terbuat dari kayu wooden hill. ’’Objek ini masih akan terus dikembangkan. Agar bisa jadi destinasi bagi masyarakat yang sejenak ingin me-refresh tubuh setelah lelah beraktivitas. Sekaligus sebagai objek wisata yang concern dalam merawat alam,’’ pungkasnya.

Tantangan Besarnya, Merawat Alam

BAGI yang ingin berkunjung ke Seger Nusantara di Lingkungan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, masyarakat Jember dan sekitarnya tidak perlu bingung. Sebab, jaraknya hanya 30 menit dari pusat Kota Jember.

Ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilalui. Pertama, melalui

Jalan Borobudur, Lingkungan Sumber Dandang, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari. Tepatnya di timur Terminal Pakusari. Kedua, melewati Jalan Pangandaran, Lingkungan Plinggan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Demi kenyamanan dan kelestarian destinasi wisata tersebut, ada sejumlah aturan yang dibuat pengelola. Salah satunya, kewajiban para pengunjung untuk memarkir kendaraan di lokasi yang sudah ditetapkan. Lalu, berjalan kaki menuju lokasi. ”Mengapa demikian? Selain keamanan dan kenyamanan, tentunya akan membuat pengunjung semakin menikmati wisata berbasis alam ini,” kata Direktur Utama Seger Nusantara Lina Mariantika.

Sebab, kata Lina, berkunjung ke Seger Nusantara akan lebih terasa nikmat jika para pengunjung benar-benar menyatu dengan alam. Meski begitu, para pengunjung masih diperbolehkan untuk menggunakan sepeda. ”Boleh juga menggunakan kendaraan asalkan bersama balita dan lansia,” terang warga kelahiran Malang tersebut.

Selain itu, ada satu lagi aturan yang benar-benar berusaha diterapkan pengelola. Yakni, mengimbau para pengunjung yang datang untuk menjaga alam di wisata itu sebaik-baiknya. Misalnya, tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga lingkungan. Sebab, salah satu tantangan terbesar untuk memaksimalkan potensi di Seger Nusantara adalah merawat kebersihan dan kealamian kawasan tersebut.

SEKILAS TENTANG SEGER NUSANTARA, JEMBER

– Terletak di kawasan Prasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari.

– Mengusung tema wisata alam dan agroedu wisata.

SEJUMLAH KEUNGGULAN-FASILITAS YANG TERSEDIA:

– Hamparan padang rumput yang tertata rapi

– sebagai tempat yang cocok untuk berkemah.

– Bangunan penunjang berbahan dasar kayu.

– Wahana permainan dari kayu wooden stock.

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/