alexametrics
32.3 C
Surakarta
Friday, 19 August 2022

SOLO INDONESIA CULINARY FESTIVAL 2022

Asah Kemampuan Guru SMK Sajikan Menu Nusantara

SOLO-Event Solo Indonesia Culinary Festival 2022 di Benteng Vastenburg semakin menarik dengan hadirnya kompetisi memasak menu khas Solo dengan peserta guru SMK Jurusan Tata Boga dan Perhotelan se eks Karesidenan Surakarta, Sabtu (6/8/2022).

Cooking competition itu bertujuan mengangkat kuliner khas Kota Bengawan. Menu yang diracik yakni appetizer, main course tapi nondesert. Berupa brambang asem, selat solo, sosis solo dan sebagainya.

Setelah melalui penjurian yang ketat, Ketua Indonesia Cheff Association Solo Brian Wicaksono sebagai juri cooking competition mengumumkan pemenangnya adalah SMK Marsudini sebagai juara ketiga dengan menu brambang asem, SMK 4 Surakarta juara kedua dengan selat solo, dan SMK 7 Surakarta juara pertama lewat menu sosis solo.

“Yang dinilai adalah rasa sebagai poin tertinggi. Berikutnya kreativitas, presentasi, dan kekompakan. Semua peserta bagus, tapi untuk pemenangnya lebih baik dalam hal rasa dan, penampilan walaupun belum sempurna,” jelasnya.

Brian optimistis, menu Nusantara mampu naik kelas ketika diramu secara apik. Bersaing dengan masakan lainnya.

Sementara itu, Erfin Dwi Priana, guru SMK 4 Surakarta mengapresiasi diselenggarakannya cooking competition ini. “Latihan nggak lama. Tentu sangat senang bisa mendapat juara dua,” terangnya. (mg1/wa)

SOLO-Event Solo Indonesia Culinary Festival 2022 di Benteng Vastenburg semakin menarik dengan hadirnya kompetisi memasak menu khas Solo dengan peserta guru SMK Jurusan Tata Boga dan Perhotelan se eks Karesidenan Surakarta, Sabtu (6/8/2022).

Cooking competition itu bertujuan mengangkat kuliner khas Kota Bengawan. Menu yang diracik yakni appetizer, main course tapi nondesert. Berupa brambang asem, selat solo, sosis solo dan sebagainya.

Setelah melalui penjurian yang ketat, Ketua Indonesia Cheff Association Solo Brian Wicaksono sebagai juri cooking competition mengumumkan pemenangnya adalah SMK Marsudini sebagai juara ketiga dengan menu brambang asem, SMK 4 Surakarta juara kedua dengan selat solo, dan SMK 7 Surakarta juara pertama lewat menu sosis solo.

“Yang dinilai adalah rasa sebagai poin tertinggi. Berikutnya kreativitas, presentasi, dan kekompakan. Semua peserta bagus, tapi untuk pemenangnya lebih baik dalam hal rasa dan, penampilan walaupun belum sempurna,” jelasnya.

Brian optimistis, menu Nusantara mampu naik kelas ketika diramu secara apik. Bersaing dengan masakan lainnya.

Sementara itu, Erfin Dwi Priana, guru SMK 4 Surakarta mengapresiasi diselenggarakannya cooking competition ini. “Latihan nggak lama. Tentu sangat senang bisa mendapat juara dua,” terangnya. (mg1/wa)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/