alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Makanan Khas Gawok, Gatak, Sukoharjo

Mihom: Pakai Bubur Singkong Parut, Saat Ini Tersisa Satu Penjual

RADARSOLO.ID – Di wilayah Gawok, Gatak, Sukoharjo, ada satu kuliner khas yang tidak ditemukan di daerah lain. Namanya Mihom. Keunikannya, makanan mirip mi toprak ini disantap dengan bubur singkong parut yang gurih.

Mihom berkuah kaldu sapi layaknya mi toprak atau soto. Selain itu lengkap dengan tetelan dan urat sapi. Disantap bersama bubur singkong parut yang gurih. Sayurnya yakni toge, atau kecambah. Topingnya, selain daun seledri cincang, juga ada stik singkong goreng. Rasanya asin gurih, stik singkong goreng menambah sensasi kriuk saat disantap. Paling nikmat disantap sore hingga malam hari saat cuaca dingin.

Makanan ini dipercaya asli daerah Gawok. Bahkan, di daerah sekitarnya seperti Baki, Kartasura atau Wonosari, Klaten jarang ditemukan makanan jenis ini. Di Gawok pun, hanya tinggal satu penjual, yakni Nur. Dia membuka warungnya di Tempuran, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak.

”Saya generasi ketiga, sebelumnya ibu saya yang jualan dan kakek saya,” kata Nur.

Menurut Nur, sejak era 60an akhir, kakeknya sudah berjualan Mihom berkeliling dusun-dusun di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak. Semula, kakeknya berjualan Mihom dengan cara dipikul. Lambat laun menggunakan gerobak. Selepas kakeknya meninggal, usaha Mihom diteruskan ibunya pada era 90an. Lalu, saat ini sejak pandemi 2020 lalu, dia melanjutkan usaha kuliner tersebut.

”Saya generasi ketiga. Sejak pabrik tempat saya bekerja bangkrut, saya jualan Mihom. Bukanya sore, sampai malam,” ungkapnya.

Mihom juga biasa dinikmati dengan blanggem, orang Gawok biasa menyebutnya. Makanan seperti perkedel, berbahan singkong. Harganya pun cukup merakyat, hanya Rp 7.000 itupun sudah termasuk 1 gelas teh panas. (kwl/adi/dam)

 

BAHAN KUAH

  • 500 gr sandung lamur.
  • Touge
  • Seledri cincang

BUMBU

  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 ruas jahe geprek
  • 1 ruas lengkuas
  • 5 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • Garam, penyedap dan merica bubuk secukupnya.

Haluskan bumbu, lalu di gongso.

Masukan sandung lamur beserta kuah rebusannya dan matangkan

BAHAN BUBUR

  • Singkong parut 500 gram
  • Bumbu secukupnya
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Penyedap
  • Merica

RADARSOLO.ID – Di wilayah Gawok, Gatak, Sukoharjo, ada satu kuliner khas yang tidak ditemukan di daerah lain. Namanya Mihom. Keunikannya, makanan mirip mi toprak ini disantap dengan bubur singkong parut yang gurih.

Mihom berkuah kaldu sapi layaknya mi toprak atau soto. Selain itu lengkap dengan tetelan dan urat sapi. Disantap bersama bubur singkong parut yang gurih. Sayurnya yakni toge, atau kecambah. Topingnya, selain daun seledri cincang, juga ada stik singkong goreng. Rasanya asin gurih, stik singkong goreng menambah sensasi kriuk saat disantap. Paling nikmat disantap sore hingga malam hari saat cuaca dingin.

Makanan ini dipercaya asli daerah Gawok. Bahkan, di daerah sekitarnya seperti Baki, Kartasura atau Wonosari, Klaten jarang ditemukan makanan jenis ini. Di Gawok pun, hanya tinggal satu penjual, yakni Nur. Dia membuka warungnya di Tempuran, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak.

”Saya generasi ketiga, sebelumnya ibu saya yang jualan dan kakek saya,” kata Nur.

Menurut Nur, sejak era 60an akhir, kakeknya sudah berjualan Mihom berkeliling dusun-dusun di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak. Semula, kakeknya berjualan Mihom dengan cara dipikul. Lambat laun menggunakan gerobak. Selepas kakeknya meninggal, usaha Mihom diteruskan ibunya pada era 90an. Lalu, saat ini sejak pandemi 2020 lalu, dia melanjutkan usaha kuliner tersebut.

”Saya generasi ketiga. Sejak pabrik tempat saya bekerja bangkrut, saya jualan Mihom. Bukanya sore, sampai malam,” ungkapnya.

Mihom juga biasa dinikmati dengan blanggem, orang Gawok biasa menyebutnya. Makanan seperti perkedel, berbahan singkong. Harganya pun cukup merakyat, hanya Rp 7.000 itupun sudah termasuk 1 gelas teh panas. (kwl/adi/dam)

 

BAHAN KUAH

  • 500 gr sandung lamur.
  • Touge
  • Seledri cincang

BUMBU

  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 ruas jahe geprek
  • 1 ruas lengkuas
  • 5 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • Garam, penyedap dan merica bubuk secukupnya.

Haluskan bumbu, lalu di gongso.

Masukan sandung lamur beserta kuah rebusannya dan matangkan

BAHAN BUBUR

  • Singkong parut 500 gram
  • Bumbu secukupnya
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Penyedap
  • Merica

Populer

Berita Terbaru