alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Soto Bebek Bacem Khas Klaten: Kuah Bening, Cita Rasa Gurih Manis

KLATEN – Soto selalu identik dengan suwiran daging ayam maupun irisan daging sapi. Namun, di Klaten ada soto lezat dengan toping suwiran bebek bacem. Seperti apa rasanya?

Bagi pemburu kuliner soto, tak ada salahnya mampir di Klaten. Ada kuliner khas yang wajib dicicipi, yakni soto bebek bacem. Salah satu yang melegenda adalah warung Bu Heri di Jalan Ki Pandanaran, Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan.

Jawa Pos Radar Solo bertemu dengan Maryam Ulfa, 34, generasi ketiga yang mengelola warung soto bebek bacem Bu Heri. Setiap harinya mengolah bebek dengan resep turun-temurun sejak 1987.

Setiap porsi soto bebek bacem berisikan nasi, kubis, dan kecambah. Ditambah seledri, suwiran bebek bacem dan bawang goreng. Ada pun kuahnya bening dengan kaldunya dari daging bebek yang direbus selama tiga jam. Direbus bersama bumbu soto yang terdiri bawang putih, bawang merah, salam, serai, dan jahe.

Khusus untuk suwiran bebek bacem, diolah dengan direbus dahulu untuk memastikan dagingnya empuk. Sedangkan proses pembaceman pada daging bebek dengan berbagai bumbu dan rempah-rempah selama dua hari. Lamanya pengolahan itu untuk memastikan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam daging.

”Setidaknya dibutuhkan lima ekor bebek setiap kali mengolah untuk membuat kaldu dari soto bebek bacemnya ini. Memang semakin banyak bebek yang diolah menjadikan kaldunya sangat terasa. Dari bebek yang direbus itu pula bisa diteruskan untuk diolah menjadi bebek bacem,” ucap Ulfa kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/6).

Ulfa mengungkapkan, soto bebek bacem memiliki cita rasa yang berbeda dengan soto ayam maupun soto sapi. Perpaduan gurih dan manis akan ditemui dalam sajian kuliner khas tersebut. Rasa gurih berasal dari kaldu dalam rupa kuah bening dan manis didapatkan dari suwiran bebek bacem.

Dalam menikmati seporsi soto bebek bacem bisa dengan perasan jeruk nipis sehingga menghasilkan cita rasa asam pula. Apabila kurang manis bisa ditambahkan kecap dan jika ingin pedas ditambahkan sambal yang tersedia. Tetapi jika menikmati soto tersebut tanpa tambahan jeruk nipis hingga sambal tetap nikmat.

”Dalam menyajikan soto bebek bacem ini ada dua pilihan. Bisa disajikan dalam soto campur maupun dipisah. Kalau dipisah antara nasi dan kuahnya sendiri-sendiri tetapi porsinya lebih banyak jika dibandingkan dengan dicampur,” tambah Ulfa.

Ulfa pun merekomendasikan saat menyantap seporsi soto bebek bacem bisa ditemani dengan lauk pauk seperti tahu dan tempe yang masih hangat. Begitu juga dengan bebek bacem yang digoreng juga cocok. Disesuaikan dengan selera masing-masing.

Untuk seporsi soto bebek bacem dengan disajikan dicampur dibanderol dengan harga Rp 8.500. Sedangkan untuk sajian yang dipisah harganya Rp 10.000 per porsi sehingga masih cukup terjangkau. Bisa dinikmati langsung di warung maupun dibawa pulang ke rumah.

”Pelanggan yang datang menikmati soto bebek bacem ini tidak hanya dari Klaten saja. Tetapi juga dari luar kota seperti Jogja dan sekitarnya. Hanya saja untuk soto bebek bacem ini belum bisa dikemas untuk pengiriman ke luar kota,” tandasnya. (ren/adi/dam)

KLATEN – Soto selalu identik dengan suwiran daging ayam maupun irisan daging sapi. Namun, di Klaten ada soto lezat dengan toping suwiran bebek bacem. Seperti apa rasanya?

Bagi pemburu kuliner soto, tak ada salahnya mampir di Klaten. Ada kuliner khas yang wajib dicicipi, yakni soto bebek bacem. Salah satu yang melegenda adalah warung Bu Heri di Jalan Ki Pandanaran, Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan.

Jawa Pos Radar Solo bertemu dengan Maryam Ulfa, 34, generasi ketiga yang mengelola warung soto bebek bacem Bu Heri. Setiap harinya mengolah bebek dengan resep turun-temurun sejak 1987.

Setiap porsi soto bebek bacem berisikan nasi, kubis, dan kecambah. Ditambah seledri, suwiran bebek bacem dan bawang goreng. Ada pun kuahnya bening dengan kaldunya dari daging bebek yang direbus selama tiga jam. Direbus bersama bumbu soto yang terdiri bawang putih, bawang merah, salam, serai, dan jahe.

Khusus untuk suwiran bebek bacem, diolah dengan direbus dahulu untuk memastikan dagingnya empuk. Sedangkan proses pembaceman pada daging bebek dengan berbagai bumbu dan rempah-rempah selama dua hari. Lamanya pengolahan itu untuk memastikan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam daging.

”Setidaknya dibutuhkan lima ekor bebek setiap kali mengolah untuk membuat kaldu dari soto bebek bacemnya ini. Memang semakin banyak bebek yang diolah menjadikan kaldunya sangat terasa. Dari bebek yang direbus itu pula bisa diteruskan untuk diolah menjadi bebek bacem,” ucap Ulfa kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/6).

Ulfa mengungkapkan, soto bebek bacem memiliki cita rasa yang berbeda dengan soto ayam maupun soto sapi. Perpaduan gurih dan manis akan ditemui dalam sajian kuliner khas tersebut. Rasa gurih berasal dari kaldu dalam rupa kuah bening dan manis didapatkan dari suwiran bebek bacem.

Dalam menikmati seporsi soto bebek bacem bisa dengan perasan jeruk nipis sehingga menghasilkan cita rasa asam pula. Apabila kurang manis bisa ditambahkan kecap dan jika ingin pedas ditambahkan sambal yang tersedia. Tetapi jika menikmati soto tersebut tanpa tambahan jeruk nipis hingga sambal tetap nikmat.

”Dalam menyajikan soto bebek bacem ini ada dua pilihan. Bisa disajikan dalam soto campur maupun dipisah. Kalau dipisah antara nasi dan kuahnya sendiri-sendiri tetapi porsinya lebih banyak jika dibandingkan dengan dicampur,” tambah Ulfa.

Ulfa pun merekomendasikan saat menyantap seporsi soto bebek bacem bisa ditemani dengan lauk pauk seperti tahu dan tempe yang masih hangat. Begitu juga dengan bebek bacem yang digoreng juga cocok. Disesuaikan dengan selera masing-masing.

Untuk seporsi soto bebek bacem dengan disajikan dicampur dibanderol dengan harga Rp 8.500. Sedangkan untuk sajian yang dipisah harganya Rp 10.000 per porsi sehingga masih cukup terjangkau. Bisa dinikmati langsung di warung maupun dibawa pulang ke rumah.

”Pelanggan yang datang menikmati soto bebek bacem ini tidak hanya dari Klaten saja. Tetapi juga dari luar kota seperti Jogja dan sekitarnya. Hanya saja untuk soto bebek bacem ini belum bisa dikemas untuk pengiriman ke luar kota,” tandasnya. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/