alexametrics
26.3 C
Surakarta
Thursday, 9 December 2021

Pesona Air Terjun Jumogjati, Terjaga Keasrian Hutan Lawu

RADARSOLO.ID – Ada banyak potensi wisata alam di Karanganyar yang belum terjamah. Salah satunya air terjun Jumogjati yang berada di lereng Gunung Lawu sisi utara.

Kabupaten Karanganyar terkenal akan julukannya sebagai Bumi Intanpari (Industri, Pertanian dan Pariwisata). Mulai dari wisata religi, peninggalan sejarah, agrowisata hingga wisata alam dapat dengan mudah dijumpai di sana.

Dari beberapa hal tersebut, wisata alamlah yang banyak diminati para pengunjung. Pasalnya pemandangan yang disuguhkan tempat-tempat wisata alam di Karanganyar dapat memanjakan mata para pengunjung. Termasuk air terjun Jumogjati di Dusun Magar, Desa Balong, Kecamatan Jenawi. Air terjun ini sangat alami dan berada di tengah hutan yang masih terjaga keasriannya.

Perjalanan menuju Jumogjati memang cukup jauh. Jika ditempuh dari Solo, kita membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Jalurnya bisa lewat Solo-Sragen-Sambirejo-Jenawi. Atau Solo-Karangpandan-Ngargoyoso-Jenawi. Memang cukup melelahkan, namun hal itu terbayarkan dengan suasana air terjun yang menenangkan. Apalagi air terjun ini belum banyak dijamah wisatawan.

Untuk akses menuju air terjun cukup baik. Pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan karet di sepanjang jalan menuju Jumogjati. Meski jalan berupa cor-coran dan agak kasar dengan medan yang cukup menanjak, jalan tersebut masih dapat dengan mudah diakses kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Sesampainya di dekat lokasi, kita dapat memarkirkan kendaraan di masjid terdekat. Setelah itu, kita diharuskan untuk berjalan kaki selama dua menit untuk mencapai air terjun Jumogjati. Di sana kita dapat berfoto-foto di dekat air terjun maupun bermain air.

Karena belum ada pengelola, jam kunjungan ke Jumogjati tidak menentu. Bahkan kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke objek wisata tersebut.

Saat Jawa Pos Radar Solo berkunjung ke sana, airnya memang tidak terlalu deras karena sedang musim kemarau. Nah, karena saat ini memasuki musim penghujan, airnya dijamin semakin deras. Namun, pengunjung diharapkan berhati-hati karena medan yang cukup licin. Tak jauh dari lokasi ada kebun teh Kemuning, Ngargoyoso yang bisa ditempuh perjalanan 10 menit. (mg7/adi/dam)

RADARSOLO.ID – Ada banyak potensi wisata alam di Karanganyar yang belum terjamah. Salah satunya air terjun Jumogjati yang berada di lereng Gunung Lawu sisi utara.

Kabupaten Karanganyar terkenal akan julukannya sebagai Bumi Intanpari (Industri, Pertanian dan Pariwisata). Mulai dari wisata religi, peninggalan sejarah, agrowisata hingga wisata alam dapat dengan mudah dijumpai di sana.

Dari beberapa hal tersebut, wisata alamlah yang banyak diminati para pengunjung. Pasalnya pemandangan yang disuguhkan tempat-tempat wisata alam di Karanganyar dapat memanjakan mata para pengunjung. Termasuk air terjun Jumogjati di Dusun Magar, Desa Balong, Kecamatan Jenawi. Air terjun ini sangat alami dan berada di tengah hutan yang masih terjaga keasriannya.

Perjalanan menuju Jumogjati memang cukup jauh. Jika ditempuh dari Solo, kita membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Jalurnya bisa lewat Solo-Sragen-Sambirejo-Jenawi. Atau Solo-Karangpandan-Ngargoyoso-Jenawi. Memang cukup melelahkan, namun hal itu terbayarkan dengan suasana air terjun yang menenangkan. Apalagi air terjun ini belum banyak dijamah wisatawan.

Untuk akses menuju air terjun cukup baik. Pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan karet di sepanjang jalan menuju Jumogjati. Meski jalan berupa cor-coran dan agak kasar dengan medan yang cukup menanjak, jalan tersebut masih dapat dengan mudah diakses kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Sesampainya di dekat lokasi, kita dapat memarkirkan kendaraan di masjid terdekat. Setelah itu, kita diharuskan untuk berjalan kaki selama dua menit untuk mencapai air terjun Jumogjati. Di sana kita dapat berfoto-foto di dekat air terjun maupun bermain air.

Karena belum ada pengelola, jam kunjungan ke Jumogjati tidak menentu. Bahkan kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke objek wisata tersebut.

Saat Jawa Pos Radar Solo berkunjung ke sana, airnya memang tidak terlalu deras karena sedang musim kemarau. Nah, karena saat ini memasuki musim penghujan, airnya dijamin semakin deras. Namun, pengunjung diharapkan berhati-hati karena medan yang cukup licin. Tak jauh dari lokasi ada kebun teh Kemuning, Ngargoyoso yang bisa ditempuh perjalanan 10 menit. (mg7/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru