alexametrics
31.4 C
Surakarta
Monday, 4 July 2022

Pacu Adrenalin Anak dengan Wahana Menantang di Pasar Malam Rowo Jombor Klaten

KLATEN – Tak ada habisnya untuk menikmati pemandangan alam Rowo Jombor, Bayat Klaten. Sesekali bisa dengan jalan-jalan menyusuri waduk seluas 186 hektare itu pada malam hari.

Wisatawan tak hanya disuguhkan kelap-kelip lampu yang menyala terang dari perahu wisata. Tetapi ada pula wahana permainan pasar malam yang berada di tepian waduk tersebut.

Pasar malam yang masih masuk dalam kawasan Taman Nyi Ageng Rakit itu telah menjelma menjadi daya tarik tersendiri. Terutama pengunjung Rowo Jombor yang datang di malam hari dengan menghabiskan waktunya bersama keluarga. Mencoba berbagai wahana permainan yang cocok bagi anak-anak hingga dewasa.

Satu wahana permainan yang menjadi ikon pasar malam itu yakni mini coaster atau kereta luncur. Cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000 saja pengunjung akan diajak memacu adrenalin menyusuri rel dari ketinggian yang bervariasi.

Tak hanya anak-anak yang menikmatinya, tetapi banyak pula orang tua yang mendampinginya. Mereka larut bersama dalam keseruan di pasar malam yang sudah berjalan beberapa bulan di Rowo Jombor. Apalagi dari kereta luncur para pengunjung bisa menikmati pemandangan waduk di malam hari dari ketinggian.

Wisatawan khususnya anak-anak yang datang ke Pasar Malam Rowo Jombor tidak hanya menjajal mini coaster saja. Bisa juga mencoba komidi putar dengan duduk di atas kuda-kudaaan dan berputar. Diiringi dengan kerlap-kerlip lampu yang bergitu mencolok, sehingga menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.

Ada pula bianglala mini atau kincir angin yang diperuntukan bagi anak-anak. Atau menjajal kereta mini yang berputar sesuai rel diikuti lagu anak-anak. Wahana permainan kapal-kapalan di atas air yang dijalankan dengan mengayunkan tangan pada sebuah pegangan juga bisa dicoba.

Tak hanya menawarkan wahana permainan saja tetapi juga mengasah ketangkasan anak-anak. Seperti mencoba basket bergoyang yakni mengajak pengunjung untuk memasukan bola basket pada ring yang bergerak ke kiri maupun ke kanan. Begitu juga wahana menjaring ikan untuk dimasukan dalam ember sebanyak-banyaknya.

Pada pasar malam itu anak-anak juga bisa mencoba kemampuannya dalam mewarnai lukisan yang sebelumnya telah digambar. Ada pula bermain lilin atau pasir yang berwarna-warni yang bisa diubah menjadi berbagai bentuk. Interaksi antara anak dengan orangtua tampak terlihat di berbagai wahana ketangkasan tersebut.

Salah seorang pengunjung, Rahajeng, 36, bersama kedua anaknya dan suaminya begitu menikmati berbagai wahana permainan yang ada di Pasar Malam Rowo Jombor tersebut. Bahkan dirinya sudah kali berkunjung bersama keluarganya.

”Kalau di sini kan pemandangannya lebih bagus (waduk). Apalagi ada wahana mini coaster dan kapal-kapalan yang paling disukai oleh anak-anak. Kalau di tempat yang lain kan tidak ada jadi pilihnya di sini,” ucap Rahajeng asal Kecamatan Trucuk, Klaten.

Dia bersama keluarga merasa nyaman saat berjalan-jalan di Pasar Malam Rowo Jombor karena kawasannya lebih luas. Meski begitu, dia berharap agar wahana bisa ditambah lagi sehingga semakin lengkap.

”Kalau bisa ditambah lagi wahananya. Sama tiketnya per wahana bisa diturunkan lagi. Itu yang mungkin jadi masukan untuk pasar malam di Rowo Jombor ini,” tandasnya. (ren/adi/dam)

KLATEN – Tak ada habisnya untuk menikmati pemandangan alam Rowo Jombor, Bayat Klaten. Sesekali bisa dengan jalan-jalan menyusuri waduk seluas 186 hektare itu pada malam hari.

Wisatawan tak hanya disuguhkan kelap-kelip lampu yang menyala terang dari perahu wisata. Tetapi ada pula wahana permainan pasar malam yang berada di tepian waduk tersebut.

Pasar malam yang masih masuk dalam kawasan Taman Nyi Ageng Rakit itu telah menjelma menjadi daya tarik tersendiri. Terutama pengunjung Rowo Jombor yang datang di malam hari dengan menghabiskan waktunya bersama keluarga. Mencoba berbagai wahana permainan yang cocok bagi anak-anak hingga dewasa.

Satu wahana permainan yang menjadi ikon pasar malam itu yakni mini coaster atau kereta luncur. Cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000 saja pengunjung akan diajak memacu adrenalin menyusuri rel dari ketinggian yang bervariasi.

Tak hanya anak-anak yang menikmatinya, tetapi banyak pula orang tua yang mendampinginya. Mereka larut bersama dalam keseruan di pasar malam yang sudah berjalan beberapa bulan di Rowo Jombor. Apalagi dari kereta luncur para pengunjung bisa menikmati pemandangan waduk di malam hari dari ketinggian.

Wisatawan khususnya anak-anak yang datang ke Pasar Malam Rowo Jombor tidak hanya menjajal mini coaster saja. Bisa juga mencoba komidi putar dengan duduk di atas kuda-kudaaan dan berputar. Diiringi dengan kerlap-kerlip lampu yang bergitu mencolok, sehingga menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.

Ada pula bianglala mini atau kincir angin yang diperuntukan bagi anak-anak. Atau menjajal kereta mini yang berputar sesuai rel diikuti lagu anak-anak. Wahana permainan kapal-kapalan di atas air yang dijalankan dengan mengayunkan tangan pada sebuah pegangan juga bisa dicoba.

Tak hanya menawarkan wahana permainan saja tetapi juga mengasah ketangkasan anak-anak. Seperti mencoba basket bergoyang yakni mengajak pengunjung untuk memasukan bola basket pada ring yang bergerak ke kiri maupun ke kanan. Begitu juga wahana menjaring ikan untuk dimasukan dalam ember sebanyak-banyaknya.

Pada pasar malam itu anak-anak juga bisa mencoba kemampuannya dalam mewarnai lukisan yang sebelumnya telah digambar. Ada pula bermain lilin atau pasir yang berwarna-warni yang bisa diubah menjadi berbagai bentuk. Interaksi antara anak dengan orangtua tampak terlihat di berbagai wahana ketangkasan tersebut.

Salah seorang pengunjung, Rahajeng, 36, bersama kedua anaknya dan suaminya begitu menikmati berbagai wahana permainan yang ada di Pasar Malam Rowo Jombor tersebut. Bahkan dirinya sudah kali berkunjung bersama keluarganya.

”Kalau di sini kan pemandangannya lebih bagus (waduk). Apalagi ada wahana mini coaster dan kapal-kapalan yang paling disukai oleh anak-anak. Kalau di tempat yang lain kan tidak ada jadi pilihnya di sini,” ucap Rahajeng asal Kecamatan Trucuk, Klaten.

Dia bersama keluarga merasa nyaman saat berjalan-jalan di Pasar Malam Rowo Jombor karena kawasannya lebih luas. Meski begitu, dia berharap agar wahana bisa ditambah lagi sehingga semakin lengkap.

”Kalau bisa ditambah lagi wahananya. Sama tiketnya per wahana bisa diturunkan lagi. Itu yang mungkin jadi masukan untuk pasar malam di Rowo Jombor ini,” tandasnya. (ren/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/