alexametrics
33.5 C
Surakarta
Friday, 12 August 2022

Bukit Padas Malang Jenawi di Karanganyar: Point Sunset di Lawu Utara

KARANGANYAR – Tak banyak yang mengetahui Bukit Padas Malang di Jenawi, Karanganyar. Salah satu panorama alam di lereng Gunung Lawu sisi utara ini cocok untuk menikmati sunset.

Bukit Padas Malang berada di Dusun Tanggung, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi. Untuk bisa menikimati keindahannya, bisa ditempuh dari pusat Kota Karanganyar menggunakan sepeda motor sekitar 30 menit perjalanan.

Jika melewati wilayah Jamus, Kecamatan Kerjo, wisatawan akan dimanjakan pemandangan alam hutan karet yang dikelola PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Namun jika melintasi kawasan Ngargoyoso, dimanjakan puluhan hektare kebun teh Kemuning serta perkebunan jambu di Balong, Jenawi.

Bukit Padas Malang berada di sebelah utara jalan utama Jenawi-Ngargoyoso. Jujukan pertama Dusun Tanggung, lalu berjalan kaki sekitar 100 meter dari lokasi parkir. Sudah ada jalan setapak menuju puncaknya. Namun harus sedikit memutari bukit. Setiba di atas, panorama hamparan sawah akan terlihat sejauh mata memandang. Selain itu, terlihat jelas daerah Kabupaten Sragen yang berbatasan dengan Karanganyar.

Penggagas wisata Bukti Padas Malang Revano Mahar mengungkapkan, Bukit Padas Malang mulai digunakan untuk camping sejak 1990an. Atas dasar itu, dia menginisiasi untuk menata bukit tersebut. Selain sebagai bumi perkemahan, juga menjadi objek wisata yang menyuguhkan pemandangan alam pegunungan.

”Kami melihat ada potensi yang bisa menarik wisatawan datang. Kemudian kami tata sedemikian rupa memanfaatkan letak geografis wilayah kami yang berada di lereng Gunung Lawu. Ternyata setelah kami garap, sedikti demi sedikit mulai ada yang datang,” ucap Revano.

Melihat antusiasme pengunjung semakin besar, dia bersama karang taruna dusun setempat akan mengembangkan wisata tubing di bawah bukit tersebut.

”Rencana kami bangun tubing, lengkap dengan gazebonya. Jadi wisatawan sembari menikmati dinginnya hawa sejuk Gunung Lawu, bisa melihat panorama alamnya yang hijau. Yang paling menarik bisa untuk melihat sunset,” terang Revano.

Terkait nama bukit Padas Malang lantaran sebagian besar kawasan dusun tersebut merupakan tanah padas. Bahkan sempat ada pihak yang ingin mengeruk tanah padas di kawasan tersebut.

”Tapi tidak diizinkan warga karena akan berdampak buruk. Makanya kami kemudian membuat lokasi itu untuk rintisan wisata yang berdampak positif bagi masyarakat,” tandasnya. (rud/adi/dam)

KARANGANYAR – Tak banyak yang mengetahui Bukit Padas Malang di Jenawi, Karanganyar. Salah satu panorama alam di lereng Gunung Lawu sisi utara ini cocok untuk menikmati sunset.

Bukit Padas Malang berada di Dusun Tanggung, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi. Untuk bisa menikimati keindahannya, bisa ditempuh dari pusat Kota Karanganyar menggunakan sepeda motor sekitar 30 menit perjalanan.

Jika melewati wilayah Jamus, Kecamatan Kerjo, wisatawan akan dimanjakan pemandangan alam hutan karet yang dikelola PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Namun jika melintasi kawasan Ngargoyoso, dimanjakan puluhan hektare kebun teh Kemuning serta perkebunan jambu di Balong, Jenawi.

Bukit Padas Malang berada di sebelah utara jalan utama Jenawi-Ngargoyoso. Jujukan pertama Dusun Tanggung, lalu berjalan kaki sekitar 100 meter dari lokasi parkir. Sudah ada jalan setapak menuju puncaknya. Namun harus sedikit memutari bukit. Setiba di atas, panorama hamparan sawah akan terlihat sejauh mata memandang. Selain itu, terlihat jelas daerah Kabupaten Sragen yang berbatasan dengan Karanganyar.

Penggagas wisata Bukti Padas Malang Revano Mahar mengungkapkan, Bukit Padas Malang mulai digunakan untuk camping sejak 1990an. Atas dasar itu, dia menginisiasi untuk menata bukit tersebut. Selain sebagai bumi perkemahan, juga menjadi objek wisata yang menyuguhkan pemandangan alam pegunungan.

”Kami melihat ada potensi yang bisa menarik wisatawan datang. Kemudian kami tata sedemikian rupa memanfaatkan letak geografis wilayah kami yang berada di lereng Gunung Lawu. Ternyata setelah kami garap, sedikti demi sedikit mulai ada yang datang,” ucap Revano.

Melihat antusiasme pengunjung semakin besar, dia bersama karang taruna dusun setempat akan mengembangkan wisata tubing di bawah bukit tersebut.

”Rencana kami bangun tubing, lengkap dengan gazebonya. Jadi wisatawan sembari menikmati dinginnya hawa sejuk Gunung Lawu, bisa melihat panorama alamnya yang hijau. Yang paling menarik bisa untuk melihat sunset,” terang Revano.

Terkait nama bukit Padas Malang lantaran sebagian besar kawasan dusun tersebut merupakan tanah padas. Bahkan sempat ada pihak yang ingin mengeruk tanah padas di kawasan tersebut.

”Tapi tidak diizinkan warga karena akan berdampak buruk. Makanya kami kemudian membuat lokasi itu untuk rintisan wisata yang berdampak positif bagi masyarakat,” tandasnya. (rud/adi/dam)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/