alexametrics
21.5 C
Surakarta
Thursday, 30 June 2022

Sensasi Bermain Salju di Janti Park, Desa Janti

KLATEN – Tak perlu jauh terbang ke negara yang memiliki empat musim untuk merasakan sensasi dinginnya salju. Mengingat di Klaten kini ada wahana permainan salju yang seru bagi anak-anak di Janti Park, Desa Janti, Kecamatan Polanharjo.

Salju yang dimaksud adalah buih yang dibuat dari sabun dengan formula khusus tanpa membuat mata pedih. Ada dua mesin penghasil buih yang menyerupai salju di pinggir kolam renang. Menyemburkan secara berkala sehingga membuat anak-anak mendekat hingga sekujur tubuhnya dipenuhi buih saat berada di kolam.

Kawasan Janti Park sendiri memiliki luas sekitar 3 hektare dengan menghadirkan berbagai wahana dan fasilitas penunjang. Wisatawan cukup membayar tiket masuk Rp 5.000 per orang jika datang pada Senin-Jumat. Tetapi apabila berkunjung pada Sabtu, Minggu dan libur nasional harus merogoh kocek Rp 8.000 per orang.

Destinasi wisata air dibuka sejak 2020 lalu. Setiap harinya buka pukul 08.00 sampai 16.00 dengan menghadirkan empat kolam renang. Saat memasuki kawasan Janti Park, langsung disambut kolam renang untuk orang dewasa dengan kedalaman sekitar 180 sentimeter (cm). Tepat di pinggir kolam terdapat patung naga yang menyemburkan air ke arah kolam sebagai ikonnya.

Lalu adas dua kolam yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk terapi ikan. Bagi wisatawan selepas berenang bisa juga langsung merasakan terapi ikan untuk kesehatan itu. Mengingat memberikan manfaat dalam mengangkat sel-sel kulit mati hingga melancarkan sirkulasi darah.

Tak jauh dari wahan terapi ikan terdapat kincir angin di negeri Belanda yang bisa jadi pilihan sebagai spot selfie. Begitu juga taman dengan berbagai jenis dan warna yang membuat Janti Park semakin rindang. Ada beberapa lokasi di antara taman untuk mengabadikan momen keseruan di destinasi air tersebut.

”Keberadaan taman ini untuk menciptakan pemandangan yang nyaman, asri dan sejuk di kawasan Janti Park. Harapan kami pengunjung semakin betah berenang dengan air yang bersumber mata air alami ini,” ucap Direktur BUMDes Jaya Janti, Danang Joko Wijayanto, pengelola Janti Park, kemarin (27/5).

Sementara itu, daya tarik utama tentunya pada kolam anak-anak yang memiliki kedalaman 30 cm sampai 50 cm. Mengingat ada mesin di pinggir kolam yang sewaktu-waktu menyemburkan buih bak salju dalam beberapa menit. Anak-anak dipastikan bakal larut dalam kegembiraan selama semburan buih itu berlangsung.

”Keberadaan wahana salju ini memang untuk menjadi pembeda dengan destinasi wisata air lainnya, ibaranya salju di daerah tropis seperti Indonesia ini. Kedepannya kita juga akan terus mengembangkan wahana lainnya seperti waterboom,” ucap Danang.

Tak salahnya juga menjajal kolam renang dengan alur melingkar mengelilingi kawasan Janti Park yang begitu asri. Apabila sudah capek berenang bisa beristirahat di gazebo dengan berbagai pemandangan. Total ada 60 gazebo dengan pemandangan menghadap taman, kolam renang hingga kolam ikan sehingga membuat istirahatnya semakin nyaman. (ren/adi)

KLATEN – Tak perlu jauh terbang ke negara yang memiliki empat musim untuk merasakan sensasi dinginnya salju. Mengingat di Klaten kini ada wahana permainan salju yang seru bagi anak-anak di Janti Park, Desa Janti, Kecamatan Polanharjo.

Salju yang dimaksud adalah buih yang dibuat dari sabun dengan formula khusus tanpa membuat mata pedih. Ada dua mesin penghasil buih yang menyerupai salju di pinggir kolam renang. Menyemburkan secara berkala sehingga membuat anak-anak mendekat hingga sekujur tubuhnya dipenuhi buih saat berada di kolam.

Kawasan Janti Park sendiri memiliki luas sekitar 3 hektare dengan menghadirkan berbagai wahana dan fasilitas penunjang. Wisatawan cukup membayar tiket masuk Rp 5.000 per orang jika datang pada Senin-Jumat. Tetapi apabila berkunjung pada Sabtu, Minggu dan libur nasional harus merogoh kocek Rp 8.000 per orang.

Destinasi wisata air dibuka sejak 2020 lalu. Setiap harinya buka pukul 08.00 sampai 16.00 dengan menghadirkan empat kolam renang. Saat memasuki kawasan Janti Park, langsung disambut kolam renang untuk orang dewasa dengan kedalaman sekitar 180 sentimeter (cm). Tepat di pinggir kolam terdapat patung naga yang menyemburkan air ke arah kolam sebagai ikonnya.

Lalu adas dua kolam yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk terapi ikan. Bagi wisatawan selepas berenang bisa juga langsung merasakan terapi ikan untuk kesehatan itu. Mengingat memberikan manfaat dalam mengangkat sel-sel kulit mati hingga melancarkan sirkulasi darah.

Tak jauh dari wahan terapi ikan terdapat kincir angin di negeri Belanda yang bisa jadi pilihan sebagai spot selfie. Begitu juga taman dengan berbagai jenis dan warna yang membuat Janti Park semakin rindang. Ada beberapa lokasi di antara taman untuk mengabadikan momen keseruan di destinasi air tersebut.

”Keberadaan taman ini untuk menciptakan pemandangan yang nyaman, asri dan sejuk di kawasan Janti Park. Harapan kami pengunjung semakin betah berenang dengan air yang bersumber mata air alami ini,” ucap Direktur BUMDes Jaya Janti, Danang Joko Wijayanto, pengelola Janti Park, kemarin (27/5).

Sementara itu, daya tarik utama tentunya pada kolam anak-anak yang memiliki kedalaman 30 cm sampai 50 cm. Mengingat ada mesin di pinggir kolam yang sewaktu-waktu menyemburkan buih bak salju dalam beberapa menit. Anak-anak dipastikan bakal larut dalam kegembiraan selama semburan buih itu berlangsung.

”Keberadaan wahana salju ini memang untuk menjadi pembeda dengan destinasi wisata air lainnya, ibaranya salju di daerah tropis seperti Indonesia ini. Kedepannya kita juga akan terus mengembangkan wahana lainnya seperti waterboom,” ucap Danang.

Tak salahnya juga menjajal kolam renang dengan alur melingkar mengelilingi kawasan Janti Park yang begitu asri. Apabila sudah capek berenang bisa beristirahat di gazebo dengan berbagai pemandangan. Total ada 60 gazebo dengan pemandangan menghadap taman, kolam renang hingga kolam ikan sehingga membuat istirahatnya semakin nyaman. (ren/adi)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/