Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Air Terjun Pringgodani Karanganyar: Menyimpan Keindahan Menyejukan, namun Ada Mitos dan Pamali Yang Masih Berkembang

Niko auglandy • Jumat, 6 Juni 2025 | 15:05 WIB

Air Terjun Pringgodani.
Air Terjun Pringgodani.

RADARSOLO.COM - Pulau Jawa memang terkenal dengan keindahan alamnya, dan salah satu permata tersembunyi yang patut dikunjungi adalah Air Terjun Pringgodani.

Terletak di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, air terjun ini berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1.531 mdpl.

Keindahan Air Terjun Pringgodani tersembunyi di balik lebatnya hutan. Suasana yang masih asri dan alami membuat tempat ini begitu memikat.

Namun, pesona wisata ini tak hanya terletak pada panorama alamnya—Air Terjun Pringgodani juga menyimpan nilai sejarah dan kisah mistis yang dipercaya masyarakat sekitar.

Air terjun ini tidak bisa diakses dengan kendaraan, karena medannya terjal, licin, dan terletak jauh di dalam hutan.

Pengunjung harus berjalan kaki menembus jalur alami yang masih sangat alami. Meski melelahkan, keindahan yang disuguhkan sepadan dengan perjuangannya.

Menurut informasi dari Badan Otoritas Borobudur Kemenparekraf, Air Terjun Pringgodani diyakini sebagai lokasi pertapaan seseorang yang dahulu mampu mengalahkan Prabu Baka pada masa Kerajaan Kaling.

Ada juga keyakinan lain bahwa wilayah ini dulunya merupakan bagian dari kekuasaan Prabu Brawijaya V, raja terakhir Majapahit, yang kemudian diserahkan kepada Eyang Panembahan Kacanegara.

Legenda menyebutkan, Eyang Panembahan Kacanegara ingin hidup kekal dan menancapkan tongkatnya ke tanah sambil memohon pada Sang Pencipta.

Sayangnya, keinginannya tidak terkabul. Tongkat tersebut dipercaya berubah menjadi sebuah pohon yang hingga kini dikenal sebagai Kayu Lewung.

Air Terjun Pringgodani juga dikenal memiliki pantangan dan mitos. Beberapa orang datang ke tempat ini untuk meminta kenaikan jabatan, kelancaran usaha, atau doa-doa lainnya.

Namun, bagi pengunjung, penting untuk menjaga tata krama saat berada di kawasan ini.

Salah satu pantangan utama adalah tidak boleh menceritakan secara sembarangan kisah perjalanan Eyang Cakranegara dan tempat ini, karena dianggap pamali dalam kepercayaan masyarakat Jawa.

Tidak seperti air terjun lain di kawasan Tawangmangu yang sudah populer, Air Terjun Pringgodani masih sangat orisinil dan belum tersentuh komersialisasi.

Inilah yang menjadikan tempat ini sangat cocok untuk kamu yang mencari ketenangan, petualangan, dan pengalaman spiritual dalam satu perjalanan. (nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#pringgodani #gunung lawu #karanganyar #air terjun