Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lestarikan Budaya, Pemkab Wonogiri Gelar Lomba Karawitan Pelajar

Iwan Adi Luhung
Penulis: Iwan Adi Luhung❯
Pelajar tingkat SD-SMP sederajat mengikuti Lomba Karawitan Pelajar se-Kabupaten Wonogiri 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu-Kamis (21-22/10/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
Pelajar tingkat SD-SMP sederajat mengikuti Lomba Karawitan Pelajar se-Kabupaten Wonogiri 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu-Kamis (21-22/10/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

Advertisement

RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri terus mendorong pelestarian seni karawitan di kalangan generasi muda melalui Lomba Karawitan Pelajar se-Kabupaten Wonogiri 2026.

Kegiatan yang digelar selama dua hari pada Rabu-Kamis (21-22/10/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri itu diikuti pelajar tingkat SD dan SMP sederajat.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, lomba tersebut menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan seni tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing.

Menurut Bupati, generasi muda perlu mendapat ruang untuk mengenal, mempelajari, dan mencintai warisan budaya bangsa.

Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seni di sekolah

Advertisement

"Dulu klenengan sangat dicintai masyarakat. Saat ada hajatan, ada klenengan. Sekarang mulai tersisih dengan hiburan lain. Meski demikian, masih bisa kita jumpai termasuk di kegiatan bersih dusun dan lainnya," ujar Setyo Rabu.

Seni karawitan tidak hanya berkaitan dengan musik tradisional, tetapi juga mengandung nilai sosial, moral, dan spiritual.

Kegiatan ini dinilai dapat membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta membiasakan mereka bersikap sopan dan menghargai orang lain.

"Pelestarian seni karawitan tidak akan berhasil jika tidak ada dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah dan generasi muda yang akan meneruskan seni karawitan Jawa," kata dia.

Dia menambahkan, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar memiliki kepribadian luhur dan jiwa nasionalisme.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Wonogiri Tetapkan Status Tanggap Darurat, Gelontor BTT untuk Kekeringan dan Karhutla

Pemkab Wonogiri Tetapkan Status Tanggap Darurat, Gelontor BTT untuk Kekeringan dan Karhutla

Pemkab sebelumnya menyiapkan anggaran Rp300 juta untuk 1.030 tangki air bersih untuk disalurkan kepada warga terdampak kekeringan. Hingga 28 September 2026, sebanyak 982 tangki sudah disalurkan kepada masyarakat.

Dongkrak Ekonomi Warga Sekitar Hutan, Pemkab Wonogiri dan Perhutani Kembangkan Kopi dan Nilam

Dongkrak Ekonomi Warga Sekitar Hutan, Pemkab Wonogiri dan Perhutani Kembangkan Kopi dan Nilam

Manfaat terbesar dari sinergi ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar hutan yang memperoleh ruang pemanfaatan lahan untuk menambah penghasilan.

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Wonogiri Serahkan Bantuan Alsintan ke 76 Kelompok Tani

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Wonogiri Serahkan Bantuan Alsintan ke 76 Kelompok Tani

Penyaluran alsintan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi petani agar mampu menerapkan budidaya pertanian yang lebih efektif dan efisien melalui pemanfaatan teknologi modern.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer