Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Ekstrem Intai Wilayah Perbukitan di Wonogiri hingga Selasa Besok

Iwan Adi Luhung
Penulis: Iwan Adi Luhung❯
Pengendara menembus gerimis di sekitar Markas Damkar Wonogiri, Senin (16/2/2026).
Pengendara menembus gerimis di sekitar Markas Damkar Wonogiri, Senin (16/2/2026).

RADARSOLO.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri memperingatkan potensi dampak cuaca ekstrem.


Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan, Wonogiri masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem pada Minggu-Selasa (15-17/2/2026).

Itu sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya sejumlah faktor pemicu cuaca ekstrem.

Advertisement

"BMKG mengidentifikasi aktifnya Monsun Asia, adanya pertemuan dan belokan angin, kelembapan udara yang tinggi, serta labilitas lokal kuat yang memicu pertumbuhan awan cumulonimbus," ujar Fuad.

Kondisi itu, imbuh Fuad, berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Hal tersebut berisiko meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Wonogiri.

Advertisement

Di antaranya banjir, genangan, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Khususnya di kawasan rawan bencana seperti daerah bantaran sungai dan lereng perbukitan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan," kata dia.

Warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi pohon besar, baliho, serta jaringan listrik yang berpotensi membahayakan saat cuaca buruk.

BPBD juga meminta pemerintah kecamatan dan desa bersama relawan kebencanaan agar meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan wilayah masing-masing.

"Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan ke Pusdalops BPBD Wonogiri," beber Fuad.

Hingga Senin pagi, pihaknya juga mendapatkan laporan adanya dampak hujan deras dan angin kencang pada Minggu dam Senin.

Sebuah rumah di Kecamatam Giritontro dilaporkan ambruk usai wilayah setempat diguyur hujan deras disertai angin kencang.

"Di Kajen (Lingkungan Kajen, Kelurahan Giripurwo Kecamatan Wonogiri Kota) juga dilapkrkan ada talud yang longsor," pungkas Fuad. (al)

Advertisement

Artikel Terkait

 Gandeng BMKG Sleman, BPBD Wonogiri Petakan Jalur Penyelamatan Gempa dan Tsunami di Pantai Selatan

Gandeng BMKG Sleman, BPBD Wonogiri Petakan Jalur Penyelamatan Gempa dan Tsunami di Pantai Selatan

Keberadaan rambu dan peta evakuasi diharapkan memudahkan warga mengetahui jalur yang harus ditempuh ketika terjadi kondisi darurat.

Status Tanggap Darurat Kekeringan Wonogiri Diperpanjang hingga 10 November

Status Tanggap Darurat Kekeringan Wonogiri Diperpanjang hingga 10 November

Intensitas dan frekuensi hujan di Wonogiri belum cukup untuk memulihkan sumber air yang mengering selama musim kemarau.

Masuk Pancaroba, BPBD Wonogiri Ingatkan Waspada Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang

Masuk Pancaroba, BPBD Wonogiri Ingatkan Waspada Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang

Cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas sedang hingga lebat yang kerap disertai petir dan hembusan angin kencang berpotensi memicu timbulnya bencana banjir luapan, tanah longsor di perbukitan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer