Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Emansipasi Bergeser: Dari Hak Belajar ke Ketahanan Keluarga

Iwan Adi Luhung
Penulis: Iwan Adi Luhung❯
SUMBANGSIH: Ketua TP PKK Kab. Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno saat memberikan sambutan. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
SUMBANGSIH: Ketua TP PKK Kab. Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno saat memberikan sambutan. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Advertisement

 RADARSOLO.COM - Bagi Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno, sosok R.A. Kartini bukan sekadar simbol kebaya setiap April. Kartini adalah representasi keberanian perempuan untuk maju tanpa meninggalkan akar budaya.

"R.A. Kartini adalah sosok pendobrak penghalang atau pembatas permpuan pada masanya. Sosok emansipasi wanita," tegas wanita yang akrab disapa Yayuk tersebut kepada Jawa Pos Radar Solo.

Dia menilai perjuangan perempuan belum selesai, hanya bentuknya yang berubah. Jika dulu soal akses pendidikan, kini bergeser pada kemampuan menyeimbangkan peran di tengah tuntutan zaman. "Tantangannya sekarang lebih kompleks, terutama dalam menjaga peran sebagai ibu di era digital," ujarnya.

Advertisement

Di wilayah Solo Raya, dia melihat tantangan tersendiri diantaranya bagaimana perempuan bisa berkarya di luar rumah tanpa stigma mengabaikan keluarga. Menurutnya, kunci ada pada manajemen waktu dan keseimbangan nilai budaya.

Dalam menjalani berbagai peran, ia menerapkan prinsip 'berganti topi'. Saat di lapangan, dia fokus sebagai pelayan masyarakat. Saat di rumah, dia kembali menjadi istri dan ibu. Meski demikian, saat ini prioritasnya adalah jadwal yang sudah dibuat stafnya atau ajudan. "Sekarang saya tidak bisa sakpenake dewe. Ikut ritme yang ada," tuturnya.

Yayuk juga memegang prinsip untuk hidup dengan ikhlas. Sebab dengan keikhlasan semuanya bisa baik-baik saja. Yayuk berpesan agar para wanita di Wonogiri bisa optimal dalam menjaga keluarga. Utamanya menjaga anak di era digital.

Advertisement

Tantangan yang belakangan terasa menurutnya adalah bombardir pinjaman online (pinjol) ilegal hingga judi online (judol). Dia ingin agar para wanita bisa ikut menghentikan itu.

"Banyak wanita yang terjerat pinjol. Seperti Pak Bupati menyampaikan agar masyarakat bisa bebas pijol. Bisa ke bank atau lembaga keuangan legal terpercaya saat mengajukan pinjaman. Lembaga keuangan resmi bisa kok memberikan pinjaman lunak kepada ibu rumah tangga. Tapi karena penginnya cepat bisa terjerat seperti itu," papar Yayuk.

Hal itu menurutnya menjadi catatan penting. Sebab saat di rumah atau terjun ke masyarakat, dia banyak menerima cerita dan keluhan dari warga terkait hal tersebut.

Dia juga berpesan kepada generasi muda untuk berani bermimpi besar, mandiri, dan tetap membumi. Agar jangan meninggalkan nilai agama dan tata krama. Jika Kartini hidup hari ini, dia yakin sang tokoh akan fokus pada literasi teknologi dan kemandirian ekonomi perempuan, sekaligus tetap memperjuangkan pendidikan dan gizi anak sebagai fondasi masa depan.

Advertisement

Artikel Terkait

Perkuat Literasi Siswa Wonogiri, PNM Bersama BRILife Hadirkan Fasilitas Perpustakaan Nyaman

Perkuat Literasi Siswa Wonogiri, PNM Bersama BRILife Hadirkan Fasilitas Perpustakaan Nyaman

Kolaborasi PNM dan BRILife renovasi perpustakaan SDN di Baturetno Wonogiri, lengkap dengan website digital untuk pacu minat baca dan literasi siswa sejak dini

Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Tembakau Sintetis di Giritontro Wonogiri, Polisi Sita 2,79 Gram Sinte

Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Tembakau Sintetis di Giritontro Wonogiri, Polisi Sita 2,79 Gram Sinte

Polisi mengungkap kasus tembakau sintetis di Giritontro, Wonogiri. Tujuh orang diamankan dan empat ditetapkan sebagai tersangka. Petugas menyita barang bukti sinte dengan total berat bruto 2,79 gram.

Tabrak Lari Berujung Maut di Ngadirojo Wonogiri, Polisi Buru Pengemudi Gran Max

Tabrak Lari Berujung Maut di Ngadirojo Wonogiri, Polisi Buru Pengemudi Gran Max

Kecelakaan beruntun di Ngadirojo, Wonogiri, menewaskan pengendara Honda Tiger berusia 20 tahun. Polisi memburu pengemudi Daihatsu Gran Max yang diduga terlibat dan kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer