Dinas Pertanian Wonogiri Nilai Teknis Pengemasan Daging Kurban oleh Warga Semakin Baik


RADARSOLO.COM-Dinas Pertanian Wonogiri menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan kelayakan daging serta hewan kurban pada momentum perayaan Iduladha.
Langkah ini diambil guna menjamin kualitas keamanan pangan hewani yang dikonsumsi oleh masyarakat.
Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian Wonogiri Magdalena Pancaningtyas Utami menjelaskan, personel pemeriksa telah disiagakan di setiap wilayah kecamatan untuk menyisir titik-titik lokasi pemotongan.
Baca Juga: Sekolah Rusak Dinilai Ancam Keselamatan Siswa, DPRD Solo Janji Perjuangkan di APBD Perubahan
Kendati demikian, ia mengakui bahwa intervensi pemeriksaan tidak dapat menjangkau seluruh lokasi penyembelihan komunal secara total lantaran keterbatasan kuantitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki dinas.
"Kalau pemantauan kita lakukan sampi besok (Kamis 28/5/2026)," kata Magdalena Pancaningtyas Utami yang akrab disapa Tyas, Rabu (27/5/2026).
Tyas menjabarkan, rangkaian pengawasan silsilah kesehatan ternak ini sebenarnya telah berjalan secara simultan sejak fase pra-penyembelihan (ante-mortem) melalui pemeriksaan fisik luar pada pasar-pasar hewan penampungan guna memastikan status kelayakan satwa kurban.
Memasuki fase pasca-penyembelihan (post-mortem), fokus pemeriksaan petugas di lapangan beralih pada pemindaian organ dalam hewan guna mendeteksi adanya indikasi gejala klinis penyakit menular atau cacing hati.
"Kalau saat ini dilihat daging, jeroannya, ada yang mencurigakan atau tidak," beber Tyas.
Manajemen Dinas Pertanian Wonogiri saat ini masih menghimpun dan merekapitulasi seluruh draf laporan berkala yang dikirimkan oleh para petugas lapangan.
Di samping mengawasi kualitas daging di area masjid dan pemukiman, dinas juga memperketat pengawasan dokumen surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) pada jalur lalu lintas perdagangan ternak, khususnya untuk komoditas yang dikirim keluar masuk perbatasan wilayah Wonogiri.



