Temuan tersebut dibenarkan Kepala Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo Soemarso. "Dapat laporan dari warga terkait dengan penemuan benda itu. Ditemukan di samping rumah salah satu warga kami," ungkap dia, Selasa (11/8).
Soemarso menjelaskan, suami sang pemilik rumah sudah meninggal sejak 2012. Saat ini, pemilik rumah tinggal sendirian, sedangkan anak-anaknya berada di luar kota.
Soemarso sendiri belum melihat wujud benda mencurigakan yang diduga bom buku itu. Sebab, benda tersebut sudah berada di Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno. Dia hanya melihat foto yang ditunjukkan salah satu warganya.
"Dari foto yang ditunjukkan, bendanya berupa buku. Tapi isinya tidak tahu apa. Tidak ada yang mengetahui asal bendanya dari mana. Entah sengaja dibuang di sana atau milik penghuni rumah di sekitar lokasi, belum bisa dipastikan," kata Soemarso.
Terpisah, Camat Giriwoyo Sariman mengaku baru mendapatkan informasi temuan benda mencurigakan pada pagi ini (11/8). "Yang ditemukan dua buah buku. Di wilayah Dusun Tukluk, Desa Sejati. Ada dua buah buku tebal. Kalau diduga bom buku, saya tidak bisa memastikannya," ungkap camat.
Meskipun begitu, diakui dia, buku tersebut telah dibuka. Setelah ditemukan, benda mencurigakan itu dibawa ke Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno.
"Dari informasi yang saya dapat,isinya kabel-kabel begitu. Kabel seperti apa, saya juga tidak mengetahuinya," kata Sariman.
Sementara itu, Kepala Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno Adi Prabowo mengamini bahwa ada warganya yang menemukan benda mencurigakan.
"Tapi belum jelas barangnya apa, sudah diselidiki oleh kepolisian," kata dia. (al/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra